450 Prajurit Yonif 117/KY Diberangkatkan ke Perbatasan Papua
KOTA JANTHO — Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri 117/KY dilepas untuk penugasan menjaga perbatasan Papua. Upacara pemberangkatan Satgas RI-PNG Statis Yonif 117/KY berlangsung di Lapangan Mayonif 117/KY, Kota Jantho, pada Senin, 29 Juni 2026. Pasukan akan diberangkatkan pada 2 Juli 2026 dan melaksanakan tugas selama satu tahun.
Pemberangkatan dan jadwal penugasan
Upacara pelepasan dipimpin oleh Kapoksahli Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi. Rangkaian kegiatan menandai kesiapan personel sebelum keberangkatan menuju wilayah perbatasan RI-PNG. Seluruh prajurit telah mengikuti latihan intensif untuk kesiapan fisik, taktik, dan mental.
Iya, Satgas RI-PNG Statis Yonif 117/KY ini telah melalui proses latihan matang, baik dari sisi fisik, taktik, maupun mental dan akan diberangkatkan pada 2 Juli nanti, Insya Allah akan bertugas di perbatasan Papua selama setahun kedepan
Tokoh yang hadir dan dukungan daerah
Acara dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri A Jalil, Kapolres Aceh Besar, unsur Forkopimda, Kasatpol PP WH Muhajir SSTP MAP, serta Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil S Sos M Si. Kehadiran pejabat daerah menegaskan dukungan pemerintah setempat terhadap penugasan tersebut.
- Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri A Jalil
- Kapolres Aceh Besar
- Kasatpol PP WH Muhajir SSTP MAP
- Kalaksa BPBD Ridwan Jamil S Sos M Si
Pesan kepada prajurit
Wakil Bupati mengingatkan bahwa penugasan di wilayah perbatasan bukan tugas ringan, melainkan sebuah amanah besar. Ia meminta prajurit menjaga disiplin, profesionalisme, dan dedikasi selama bertugas.
Saya percaya dengan bekal latihan yang telah dilaksanakan, seluruh prajurit Yonif 117/KY mampu menjalankan tugas dengan baik, dan siap menjaga batas negara kita
Wakil Bupati juga menegaskan peran prajurit sebagai pelindung masyarakat di wilayah penugasan, serta mengimbau agar mereka menjaga citra TNI Angkatan Darat dalam melindungi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan sosial saat pelepasan
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. Ia juga meminta doa agar seluruh personel dapat melaksanakan tugas mulia ini dengan baik dan kembali dalam keadaan selamat.
Tentang Satgas Pamtas RI-PNG
Satgas Pamtas Statis RI-PNG adalah satuan tugas TNI yang bertanggung jawab menjaga kedaulatan dan keamanan di sepanjang perbatasan darat antara Republik Indonesia dan Papua Nugini. Tugas meliputi pengamanan wilayah, pencegahan pelanggaran lintas batas, serta pembinaan kepada masyarakat perbatasan.
Dengan pelepasan ini, Yonif 117/KY akan memperkuat pengamanan perbatasan sekaligus menjalankan tugas diplomasi militer di lapangan selama periode penugasan satu tahun ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Alam Peudeung, Bendera Kesultanan Aceh Jadi Simbol Identitas
Aliansi mahasiswa Aceh mendesak pelestarian Alam Peudeung sebagai simbol identitas sejarah untuk merangkul m...
Patroli Gabungan Tiga Pilar Jaga Kamtibmas Rantauprapat Malam Minggu
Polres Labuhanbatu, TNI, dan Satpol PP menggelar Patroli Gabungan Tiga Pilar di Rantauprapat Sabtu malam unt...
Ketangguhan Keluarga: Wakil Wali Kota Tekankan 'Ayah Wajib Hadir'
Wakil Wali Kota Tanjungbalai tekankan tema "Ayah Wajib Hadir" pada Harganas 2026, menekankan ketangguhan kel...
Wali Kota Tutup Festival Santri Meuseuraya Ke-2 di Langsa
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana menutup Festival Santri Meuseuraya ke-2 (28/6/2026) dan menyerahkan trofi se...
Kejari Periksa Dugaan Pemotongan KIP Kuliah di INSAN Binjai
Kejari Binjai menyelidiki dugaan pemotongan beasiswa KIP Kuliah di INSAN Binjai yang diduga terjadi 2022–202...
Lazismu Langsa Salurkan Zakat Produktif untuk 20 Anak Yatim
Lazismu Langsa bersama Aisyiyah Aceh Timur menyalurkan paket School Kit senilai Rp200 ribu kepada 20 anak ya...