Diejek 'Where is Yamal?', Lamine Yamal Balas dengan Gol
Lamine Yamal membungkam ejekan suporter Arab Saudi dengan aksi di lapangan saat Spanyol menang 4-0 pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta. Pemain 18 tahun itu membuka keunggulan pada menit ke-10 dan menjadi pusat serangan hingga ditarik keluar pada menit ke-64.
Ejekan sebelum pertandingan
Jelang laga, sekelompok suporter Arab Saudi di jalanan Atlanta meneriakkan "Where is Yamal?" sebagai olok-olokan. Aksi ini mengingatkan pada momen viral saat suporter mencari Lionel Messi pada Piala Dunia 2022.
Candaan itu dipicu oleh penampilan kurang meyakinkan Spanyol pada pertandingan pembuka kontra Tanjung Verde. Saat itu Spanyol ditahan 0-0, dan Yamal yang baru pulih dari cedera hamstring hanya tampil sebagai pemain pengganti.
Gol pembuka dan pengaruh di lapangan
Dalam penampilan penuh pertamanya di turnamen, Yamal langsung menjawab keraguan. Ia mencetak gol pembuka pada menit ke-10 yang membantu Spanyol mengendalikan pertandingan hingga skor akhir 4-0 untuk La Furia Roja.
Gol tersebut juga menyamai rekor legenda Brasil Pele sebagai pemain muda yang mampu mencetak gol pembuka di Piala Dunia. Sepanjang laga, Yamal menjadi motor serangan tim dan memberi ancaman konsisten ke lini belakang Arab Saudi.
Statistik singkat
| Stat | Angka |
|---|---|
| Gol | 1 (menit ke-10) |
| Akurasi umpan | 88% |
| Upaya tembakan | 6 |
| Waktu bermain | 64 menit |
Reaksi dan konteks
Setelah laga, Yamal menanggapi ejekan suporter lewat unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia memberi jawaban singkat namun tegas disertai foto-foto dari pertandingan.
“Saya di sini,”
Kehadiran Yamal di Piala Dunia 2026 menarik perhatian bukan hanya karena performanya, tetapi juga karena sikap terbukanya soal isu-isu di luar lapangan, termasuk dukungan terhadap Palestina. Meski demikian, pemain Barcelona itu memilih menuntaskan fokusnya pada kontribusi untuk timnas.
Implikasi ke depan
Penampilan melawan Arab Saudi memulihkan wibawa Yamal setelah kritik terhadap kebugarannya. Dengan performa ini, ia dipastikan akan menjadi tokoh penting Spanyol di fase grup.
Ke depan, fokus akan tertuju pada bagaimana Spanyol memanfaatkan momentum dan apakah Yamal mampu mempertahankan konsistensi saat menghadapi lawan-lawan berikutnya di turnamen.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...