Olahraga

Xavi Hernandez Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda

Bagikan:

Xavi Hernandez resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Belanda pada 13 Agustus 2026, menggantikan Ronald Koeman yang mundur setelah tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kontrak Xavi berlaku hingga Piala Dunia 2030 dan ia akan langsung memimpin tim pada agenda UEFA Nations League serta persiapan menuju Piala Eropa 2028.

Kontrak dan agenda kerja

Xavi menandatangani kontrak yang mengikat hingga Piala Dunia 2030. Penunjukan ini menjadi langkah strategis Federasi untuk membangun proyek jangka panjang menjelang dua turnamen besar mendatang.

Agenda awal Xavi mencakup pertandingan-pertandingan UEFA Nations League dan pemusatan latihan untuk menghadapi Piala Eropa 2028. Debut resminya bersama tim nasional dijadwalkan pada 24 September 2026 melawan Jerman.

  • UEFA Nations League — mulai September 2026
  • Piala Eropa 2028 — proses kualifikasi dan persiapan
  • Piala Dunia 2030 — target jangka panjang federasi

Gaya permainan dan filosofi

Xavi dikenal sebagai pelatih yang mengusung sepak bola berbasis penguasaan bola, kreativitas, dan serangan terstruktur. Gaya itu dinilai sejalan dengan tradisi sepak bola Belanda yang dipengaruhi oleh pemikiran Johan Cruyff dan Rinus Michels.

"Saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda," kata Xavi.

Pengalaman Xavi bermain di Barcelona di bawah asuhan pelatih seperti Louis van Gaal dan Frank Rijkaard turut membentuk pendekatannya. Kini ia membawa prinsip-prinsip itu ke level tim nasional Belanda.

Tantangan awal dan tugas pertama

Penunjukan Xavi menandai pengalaman pertamanya menangani tim nasional, setelah sebelumnya melatih Al Sadd dan Barcelona. Tantangan utama termasuk mengintegrasikan pemain muda dan memadukan gaya bermain klub dengan tuntutan internasional.

Selain itu, Xavi harus mengatasi ekspektasi tinggi publik dan federasi untuk segera melihat peningkatan performa, khususnya setelah mundurnya Ronald Koeman pasca-Piala Dunia 2026.

Ke depan, perhatian kini tertuju pada pertandingan melawan Jerman sebagai pembuka era Xavi di timnas. Hasil dan adaptasi taktik pada laga-laga awal akan menentukan arah proyek jangka panjang menuju Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait