Timnas Voli Putra Perkuat Fisik Jelang Asian Games 2026
Timnas voli putra Indonesia fokus memperkuat kondisi fisik menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 19 September sampai 4 Oktober 2026. Pemusatan latihan digelar di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, sejak 5 Agustus 2026 dengan porsi latihan yang didominasi aspek fisik.
Program latihan: porsi fisik dominan
Pelatih Reidel Toiran menegaskan penguatan fisik menjadi prioritas. Saat ini komposisi latihan adalah sekitar 80 persen fisik dan 20 persen teknik. Tujuannya untuk menjaga kesiapan aerobik dan anaerobik pemain menghadapi padatnya agenda pertandingan.
Setiap hari kita ada fisik, pagi satu kali ada gym dan sirkuit untuk menjaga kondisi aerobik dan anaerobik. Satu hari kita ada latihan di pasir untuk mempercepat penguatan tendon dan artikulasi,
Jadwal dan metode latihan
Latihan berlangsung dua kali sehari, pukul 08.00 dan 16.00. Sesi pagi lebih berfokus pada kebugaran umum seperti gym, sirkuit, dan latihan pasir. Sesi sore diarahkan pada penguatan stabilitas core dan pengulangan teknik.
- Pagi: gym, sirkuit, latihan pasir untuk tendon
- Sore: teknik, stabilitas core, pemulihan aktif
- Intensitas fisik termasuk latihan strength dan pengukuran VO2 Max
Evaluasi dari kompetisi sebelumnya
Timnas menjalani beberapa turnamen internasional sebelum TC. Pada Juni 2026 mereka menjadi juara AVC Men’s Volleyball Cup di Ahmedabad, India. Namun pada Juli 2026 performa menurun dan tim finis ketiga di SEA V Cup yang digelar di Filipina dan Indonesia.
Waktu kita di India itu sudah peak performance sampai 80 persen karena masih belum fisikal. Selesai dari India itu, sudah turun grafik karena tidak ada waktu, kita langsung ke Filipina dan kondisi fisik sudah menurun,
Komposisi tim dan target Asian Games
Saat ini ada 18 pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Sentul. Dari jumlah itu akan dipilih sekitar 12 sampai 14 pemain untuk diberangkatkan ke Jepang. Pelatih memberi jeda istirahat setelah rangkaian turnamen agar kondisi pemain dapat dipulihkan sebelum fokus penuh pada penguatan fisik.
TC kali ini lumayan berat, pelatih juga lebih banyak mendorong ke latihan fisik seperti strength dan VO2 Max. Mungkin ke depannya akan ada perubahan-perubahan,
Indonesia memasang target meraih medali di Asian Games 2026. Penguatan fisik yang konsisten menjadi strategi utama untuk meningkatkan daya tahan pertandingan dan meminimalkan penurunan performa pada rangkaian kompetisi yang padat.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Baker 5 Gol: Indonesia Diminta Tak Bergantung Jelang Lawan Thailand
Mitch Baker cetak lima gol kontra Bangladesh, tapi pengamat minta Timnas tak bergantung satu striker jelang...
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...