Baker 5 Gol: Indonesia Diminta Tak Bergantung Jelang Lawan Thailand
Mitch Baker mencetak lima gol saat Indonesia menekuk Bangladesh 9-2 pada 1 Oktober 2026, namun pengamat menegaskan timnas tidak boleh bergantung pada satu penyerang menjelang final melawan Thailand.
Evaluasi usai kemenangan besar
Skor akhir 9-2 menunjukkan produktivitas gol timnas meningkat. Kemenangan itu memberi sinyal positif, tapi lawan berikutnya jauh lebih tangguh.
Pengamat sepak bola Raramenusa Makagiansar — yang akrab disapa Bung Ram — menilai penampilan gemilang Baker akan membuat Thailand menyiapkan antisipasi khusus.
Perlu opsi selain Baker
Bung Ram menekankan pentingnya menyiapkan solusi alternatif mencetak gol. Ia mengatakan pelatih harus punya rencana jika Baker gagal menembus pertahanan lawan.
“Nah ketika dia (Baker) terjaga tentu tugas Hermann untuk menyiapkan second liner menjadi penyerang juga untuk menciptakan gol. Ketika Baker lima gol dia meski lawan Bangladesh, Thailand harus mengantisipasi, Hermann harus membaca siapa bisa melapis dia,”
Menurut Bung Ram, peran pemain pelapis harus jelas agar skema serangan tetap berjalan saat Baker mendapatkan pengawalan ketat.
Rotasi pemain dan sumber gol alternatif
Pengamat itu juga meminta pelatih melakukan rotasi sebagai bagian dari strategi. Thailand, kata Bung Ram, memiliki waktu pemulihan yang berbeda sehingga manajemen tenaga penting.
“Jadi kalau gol alternatif itu bisa lahir dari lini kedua atau juga kita kedepankan dulu setelah Baker adalah Romeny. Tapi kita tentunya menunggu saja karena pelatih punya pandangan lain, punya alasan lain, sementara kita hanya bisa mengamati,”
Dengan kata lain, lini kedua perlu disiapkan sebagai sumber gol tambahan, selain menyiapkan opsi pengganti di lini depan.
Dukungan suporter dan persiapan akhir
Bung Ram juga menyoroti pentingnya dukungan suporter. Ia mengingatkan pendukung tetap memberi semangat kepada pemain tanpa terpengaruh hasil pertandingan.
Coach Herdman dan tim pelatih diminta mengevaluasi taktik dan menyiapkan skema yang berbeda, mengingat kualitas Thailand berbeda signifikan dari Bangladesh.
Jadwal final dan prospek
Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 5 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB. Pertandingan ini menjadi ujian nyata bagi kesiapan taktik dan kedalaman skuad.
Persiapan kini fokus pada menyiapkan rencana B untuk mencetak gol dan menjaga kebugaran pemain jelang laga penentu.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...
Bintang Timur Surabaya Tekuk Mimika FC 3-1 di PFL 3 Okt 2026
Bintang Timur Surabaya menang 3-1 atas Mimika FC di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, pada lanjutan P...