Lokal

207 Wisudawan UHN Lulus pada Wisuda VIII Periode I 2026

Bagikan:
Suasana wisuda Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar tahun 2026 di auditorium kampus

Sebanyak 207 mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHN) diwisuda pada Wisuda VIII Periode I Tahun 2026. Upacara berlangsung khidmat di Auditorium Kampus UHN, Sabtu (20/6), dan dihadiri tokoh yayasan, senat universitas, dosen, serta orang tua wisudawan.

Jalannya upacara dan pesan rektor

Acara dimulai dengan ibadah bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu sidang senat terbuka wisuda. Rektor UHN, Dr Muktar B. Panjaitan, menyampaikan syukur atas kelulusan para mahasiswa dan menghargai dukungan keluarga.

“Ini adalah buah doa dan ketulusan bapak dan ibu para wisudawan. Kehadiran bapak dan ibu hari ini menjadi bukti komitmen kami menjaga amanah yang telah dipercayakan kepada Universitas HKBP Nommensen,”

Muktar juga memaparkan capaian kampus yang meningkat, termasuk dosen penerima hibah penelitian dan kenaikan kualifikasi akademik.

Prestasi dosen dan dukungan yayasan

Menurut rektor, saat ini 10 dosen UHN berhasil memperoleh hibah pendanaan penelitian dari Kementerian Sains Indonesia. Komposisi kualifikasi dosen juga meningkat, dengan 24% berstatus Lektor Kepala dan 4 orang telah meraih gelar Guru Besar.

Rektor menyebut dukungan yayasan krusial untuk peningkatan fasilitas. Dana dialokasikan untuk laboratorium dan infrastruktur kampus guna mendukung mutu pendidikan.

“Atas persetujuan Ephorus HKBP, Ketua Yayasan mengalokasikan dana sebesar Rp2,7 miliar untuk pengembangan fasilitas pendidikan berupa laboratorium dan infrastruktur kampus. Ini merupakan bukti nyata komitmen yayasan dalam meningkatkan mutu pendidikan,”

Rencana pembukaan program studi baru

Ketua Yayasan, Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan pihaknya aktif membenahi kampus untuk menjawab kebutuhan dunia kerja. Yayasan telah berkoordinasi dengan LLDIKTI untuk persyaratan pengembangan program studi.

“Kami terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kami bahkan telah berkoordinasi dengan LLDIKTI terkait berbagai persyaratan yang harus dipenuhi untuk pengembangan program studi baru,”

Effendi mengumumkan rencana membuka Program Studi Olahraga dan mendorong pembukaan Program Studi Keperawatan, dengan target menghasilkan perawat yang mampu bersaing secara global.

“Kita meminta agar di Medan atau di Siantar ada Program Studi Keperawatan karena kebutuhannya sangat besar. Kita ingin melahirkan perawat-perawat yang mampu berbahasa Inggris, Spanyol, dan bahasa asing lainnya sehingga mampu bersaing secara global,”

“Kita tidak lagi memberangkatkan mereka hanya dengan modal doa, tetapi dengan keahlian, kompetensi, dan kualifikasi yang mampu bersaing di atas rata-rata,”

Nasihat Ephorus dan profil lulusan

Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, mengingatkan wisudawan untuk selalu bersyukur serta memaknai gelar sebagai tanggung jawab praktis terhadap masyarakat.

“Bumi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap orang, tetapi tidak cukup untuk memenuhi keserakahan setiap orang.”

“Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya.”

“Gelar sarjana sejati adalah bukti bahwa seseorang telah dilatih dan dipersiapkan untuk menjalani kehidupan. Sarjana harus kreatif, mampu melihat peluang, dan menciptakan dampak bagi masyarakat,”

Pada wisuda kali ini, 207 mahasiswa dinyatakan lulus dan memenuhi persyaratan akademik, terdiri atas:

  • 185 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
  • 13 lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  • 9 lulusan Fakultas Teknik

Prospek ke depan

UHN menegaskan penerimaan mahasiswa baru dibuka hingga Agustus 2026 dengan semangat Pro Deo et Patria. Dengan pengembangan fasilitas dan program studi baru, kampus optimistis terus melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berdampak bagi bangsa dan gereja.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait