Wali Kota Medan Rico Waas Jamu MUI dan Tekankan Kedekatan dengan Ulama
Medan — Wali Kota Medan Rico Waas menjamu makan siang bersama pengurus Haflah Khas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (16/6). Acara yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H itu menjadi momen penguatan hubungan antara pemerintah kota dan ulama serta ajakan untuk merefleksikan posisi kepemimpinan.
Pesan kepada pemimpin: dekat dengan ulama
Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa pemimpin harus dekat dan berkonsultasi dengan para ulama, bukan hanya menganggap mereka objek yang dipakai sesaat. Menurutnya, kehadiran ulama berperan sebagai kompas moral bagi jalannya pemerintahan.
Ulama jangan kita jadikan sebuah objek tertentu, digunakan hanya pada saat-saat tertentu, misalnya terpojok pada satu hal, hanya diharapkan karena butuh saran pada satu waktu tertentu
Pimpinan ini bisa lurus kalau misalnya didampingi oleh ulama. Manusia bisa jatuh kapan saja, kita bisa salah kapan saja, khilaf kapan saja
Refleksi kepemimpinan dan layanan publik
Rico mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk merefleksikan peran dan manfaat yang diberikan kepada publik, khususnya di tahun baru Islam. Ia mengingatkan agar pejabat tidak membangun dinding eksklusivitas, melainkan membuka inklusivitas kepada semua lapisan masyarakat Kota Medan.
Menjadi pimpinan ini apa sih sebenarnya? Bos kah? Orang yang menyuruh-nyuruh kah? Di tahun baru ini coba kita refleksikan diri. Pimpinan itu menurut saya adalah pelayan masyarakat. Bukan untuk dieluh-eluhkan
Respons MUI: apresiasi dan penegasan peran
Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum memberi apresiasi atas dukungan dan perhatian Pemko Medan kepada MUI. Ia menyebut kebersamaan antara Pemko Medan dan MUI belum pernah dirasakan sebelumnya dan ucapan terima kasih datang dari seluruh pengurus.
Ini bukan perasaan saya sendiri, Pak Wali. Oleh karena itu, sekali lagi terima kasih Pak Wali. Takzim kami kepada Pak Wali
Hasan juga menegaskan tiga peran utama MUI yang menjadi dasar kerjasama dengan pemerintah:
- Khidmatul Ummah (melayani umat)
- Himayatul Ummah (melindungi umat)
- Shodiqul Hukumah (menjadi mitra pemerintah)
MUI tidak akan pernah berseberangan dengan pemerintah. Peran kami adalah memberikan masukan, tausiah, bimbingan, dan arahan agar kehidupan keberagamaan, sosial, dan pemerintahan dapat berjalan bersama dengan umat. Dalam hal ini, MUI hadir sebagai mediator
Makna dan implikasi
Jamuan ini memperlihatkan upaya membangun komunikasi yang lebih intens antar unsur keagamaan dan pemerintahan. Jika hubungan itu dipertahankan, potensi sinergi dalam pengambilan kebijakan sosial keagamaan dan pelayanan publik bisa meningkat, sekaligus meredam potensi konflik nilai di masyarakat.
Ke depan, pola dialog seperti ini diharapkan berlanjut agar kebijakan yang dihasilkan lebih inklusif dan mendapat dukungan komunitas keagamaan, sehingga pelayanan publik berjalan lebih efektif.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Cinta, Siswi SD Harapan 1 Medan, Raih Puluhan Prestasi Akademik dan Nonakademik
Luvena "Cinta" siswi SD Harapan 1 Medan konsisten raih prestasi akademik dan lomba nasional sejak 2019 hingg...
DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
DPRD Kota Bandung berkunjung ke Bapenda Medan pada 19/8 untuk mempelajari strategi optimalisasi PAD, termasu...
Rico Waas: PWPM Harus Profesional dan Beradaptasi Teknologi
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PWPM profesional dan adaptif ke platform digital saat Raker I PWPM Medan...
10.003 Peserta Meriahkan Pawai Alegoris HUT ke-81 di Langsa
Sebanyak 10.003 peserta dari 105 satuan pendidikan meriahkan Pawai Alegoris, Sepeda Hias, dan Becak Hias HUT...
Sumut: Siswi Keracunan MBG, 120 Rumah Rusak, dan Gempa M6.1
Siswi dirawat dugaan keracunan MBG; 120 rumah rusak di Medan Johor; gempa M6.1 guncang perairan Nias Selatan...
BMA Salurkan Rp32,16 Miliar untuk 6.431 Pelaku Usaha di Aceh
BMA menyalurkan Rp32,155 miliar untuk 6.431 pelaku usaha Aceh hingga Agustus 2026; BMA minta lapor polisi bi...