Lokal

Rico Waas Apresiasi Prestasi IPTEK Siswa dan Mahasiswa Medan

Bagikan:
Wali Kota Medan Rico Waas beri penghargaan kepada pelajar berprestasi IPTEK

Medan — Wali Kota Medan Rico Waas memberi penghargaan kepada siswa, pelajar, dan mahasiswa Kota Medan atas prestasi internasional di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Acara Dialog Anak Medan dengan Prestasi Internasional IPTEK digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan pada Rabu, 17 Juni, di Gedung PKK Petisah.

Apresiasi dan makna prestasi

Rico Waas menyatakan bangga atas medali emas, perak, dan penghargaan khusus yang diraih peserta pada kompetisi global. Ia menilai capaian ini menunjukkan kualitas, daya saing, dan mental pemenang generasi muda Medan.

Pencapaian ini bukan pencapaian sembarangan. Ada yang meraih medali emas, perak, bahkan penghargaan kategori terbaik.

Rico juga menggarisbawahi peran penting guru, mentor, dan institusi pendidikan dalam membimbing peserta agar mampu bersaing di level internasional.

Karya dan inovasi unggulan

Dalam dialog, puluhan siswa dan mahasiswa mempresentasikan inovasi mereka. Beberapa karya mendapat pengakuan di ajang seperti International Innovation in Multimedia and Creative Competition PERAK 2025, ITEX, dan WYIE 2026 di Kuala Lumpur.

Salah satu contoh inovasi adalah Safe Key Chain, perangkat berbasis GPS dengan sistem pull lever untuk membantu penyandang tuli dan bisu mengirim sinyal darurat secara cepat.

Inovasi seperti ini luar biasa. Teknologi bukan hanya soal kecanggihan, tetapi bagaimana memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Dukungan Pemko Medan melalui BRIDA

Pemko Medan melalui BRIDA berkomitmen menciptakan ruang dialog, invensi, dan karya ilmiah. Kegiatan ini dimaksudkan agar inovasi anak Medan lebih dikenal masyarakat dan menjadi inspirasi pelajar lain.

Kepala BRIDA Kota Medan, Benny Iskandar, menyebut pertemuan itu sebagai apresiasi atas capaian ratusan pelajar dan mahasiswa. Ia menegaskan acara ini merupakan momentum bagi 31 tim yang beranggotakan 211 siswa dan mahasiswa.

Ini menjadi momentum penting bagi 31 tim yang terdiri atas 211 siswa dan mahasiswa. Mereka merupakan para inovator muda yang telah sukses mengikuti ajang kompetisi internasional.

Program pembinaan dan langkah ke depan

BRIDA meluncurkan sejumlah program untuk mendukung inovator muda. Di antaranya:

  • AMPiBI (Anak Medan Berprestasi Internasional di Bidang Iptek) yang menyediakan Kartu Tanda Anggota Inovator Muda dan pembinaan teknis berkelanjutan
  • Kulit Muda (Kumpulan Peneliti dan Inovator Muda Kota Medan) sebagai wadah pembinaan peneliti muda
  • Klinova (Klinik Inovasi) untuk konsultasi dan pendampingan inovasi bagi perangkat daerah

Rico Waas menegaskan penguasaan teknologi seperti AI, big data, dan Internet of Things akan menentukan arah pembangunan dan pengambilan kebijakan di masa depan. Ia berharap prestasi ini menjadi langkah awal lahirnya banyak inovator dari Medan.

Penutup — Pemko Medan menyerahkan piagam penghargaan kepada seluruh peraih prestasi internasional sebagai bentuk motivasi. Pemerintah kota berharap pengakuan dan fasilitasi berkelanjutan dapat mendorong inovasi yang lebih bernilai untuk kemajuan daerah.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait