Bapenda Medan Perluas Sosialisasi Aplikasi QRESTO ke Restoran
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan memperluas sosialisasi aplikasi QRESTO kepada seluruh wajib pajak sektor restoran. Pengarahan intensif dilakukan dalam rapat koordinasi daring pada Rabu, 17 Juni 2026, sebagai langkah percepatan implementasi sistem pembayaran dan pelaporan pajak digital tersebut.
Sosialisasi untuk percepatan implementasi
Kepala Bapenda Kota Medan, M Agha Novrian, mengatakan sosialisasi masif diperlukan agar setiap pelaku usaha restoran memahami mekanisme dan manfaat QRESTO. Rapat yang dipimpin Agha diikuti seluruh Kepala UPT dan Koordinator Bapenda sebagai persiapan pelaksanaan di lapangan.
Apa itu QRESTO dan kapan diluncurkan
QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization) resmi diluncurkan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara dan PT Bank Sumut pada 27 April 2026 di Sun Plaza Medan. Aplikasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan menghadirkan tata kelola perpajakan yang modern, transparan, dan akuntabel.
Fitur dan manfaat bagi pelaku usaha
Melalui QRESTO, perhitungan dan penyetoran pajak restoran berjalan otomatis berdasarkan transaksi real time. Sistem menghilangkan kebutuhan pencatatan omzet dan pelaporan manual, sehingga administrasi menjadi lebih sederhana dan efisien.
Sistem ini juga menyimpan seluruh data transaksi secara digital dan terintegrasi, sehingga memudahkan pelaku usaha dalam penyusunan laporan serta meningkatkan transparansi pengelolaan pajak daerah.
Dengan QRESTO, proses perpajakan menjadi lebih praktis, akurat, dan efisien. Pajak restoran dihitung dan disetorkan secara otomatis berdasarkan transaksi yang terjadi, sehingga dapat meminimalkan risiko kesalahan, keterlambatan pembayaran, maupun kekurangan pembayaran pajak
Instruksi untuk UPT dan koordinasi lapangan
Agha menginstruksikan seluruh Kepala UPT dan Koordinator untuk mengoptimalkan pelaksanaan sosialisasi di wilayah kerja masing-masing. Tujuannya agar implementasi berjalan efektif dan menjangkau seluruh pelaku usaha yang menjadi sasaran program.
Dampak terhadap Pendapatan Asli Daerah
Agha optimistis penerapan QRESTO akan berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. Menurutnya, digitalisasi perpajakan tidak hanya meningkatkan efektivitas pelayanan, tetapi juga memperkuat integritas dan akuntabilitas sistem perpajakan daerah.
Untuk mendukung implementasi, Bapenda Kota Medan akan menggelar sosialisasi bertahap di berbagai wilayah. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme, manfaat, dan tata cara penggunaan QRESTO, sekaligus membangun ekosistem perpajakan daerah yang berbasis digital.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...