Telkomsat Luncurkan VSAT STAR, Jaga Konektivitas Kapal di Tengah Laut
Telkomsat resmi menghadirkan VSAT STAR, solusi konektivitas satelit untuk menjaga komunikasi kapal hingga ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Peluncuran ini diumumkan pada Kamis, 10 September 2026, untuk mendukung kebutuhan operasional maritim yang tidak terjangkau jaringan terestrial.
Fitur dan kapasitas layanan
VSAT STAR menawarkan cakupan luas dan kapasitas layanan hingga 200 Mbps per site. Kapasitas ini memungkinkan kapal mempertahankan koneksi stabil untuk berbagai kebutuhan digital selama berlayar.
Dengan layanan satelit, kapal tidak lagi bergantung sepenuhnya pada infrastruktur di darat. Hal ini penting bagi armada yang memiliki mobilitas tinggi dan menjangkau wilayah pelayaran luas.
Manfaat untuk operasional kapal
Konektivitas dari VSAT STAR dirancang untuk mendukung komunikasi komando, pertukaran data, dan akses aplikasi onboard. Layanan ini juga memfasilitasi koordinasi antar-unit serta komunikasi personel selama pelayaran.
Secara khusus, Telkomsat menyebut pemanfaatan VSAT STAR telah dipakai untuk kapal-kapal patroli Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Implementasi ini membantu operasi pengawasan, pencegahan, dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas barang di perairan Indonesia.
Relevansi teknologi satelit untuk maritim
Telkomsat menilai teknologi satelit sangat relevan bagi sektor maritim karena memberikan koneksi di area tanpa jangkauan jaringan darat. Konektivitas berkelanjutan membuka peluang digitalisasi yang lebih luas di laut.
Contoh pemanfaatan layanan meliputi:
- Komunikasi real-time antara kapal dan pusat kendali
- Pertukaran data intelijen dan pelaporan pengawasan
- Akses aplikasi manajemen armada dan logistik
- Konektivitas personel untuk keselamatan dan koordinasi operasional
Kutipan resmi
Melalui VSAT STAR, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan jangkauan jaringan darat tidak menjadi hambatan bagi aktivitas operasional di laut. Konektivitas satelit memungkinkan kapal tetap terhubung untuk mendukung komunikasi, pertukaran data, hingga berbagai kebutuhan digital yang semakin penting dalam operasional modern.
— Andri Yunianto, Direktur Komersial Telkomsat, menyampaikan pernyataan tersebut saat pengumuman layanan pada 10 September 2026.
Prospek dan implikasi
Dengan kapabilitas layanan yang dapat disesuaikan, VSAT STAR berpotensi memperluas pemanfaatan konektivitas untuk digitalisasi sektor strategis nasional. Telkomsat menargetkan layanan ini mendukung transformasi digital dari darat hingga tengah laut.
Ke depannya, adopsi teknologi satelit seperti VSAT STAR diperkirakan meningkatkan efektivitas pengawasan maritim, kecepatan koordinasi operasi, dan integrasi sistem digital antar-instansi terkait.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Adopsi AI Melonjak, Ancaman Kebocoran dan Kedaulatan Data
Adopsi AI di Indonesia meningkat pesat, namun risiko kebocoran data dan kedaulatan informasi menguat akibat...
Gerhana Matahari Total 2027: Siang Terbenam 6 Menit di Luxor
Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 akan menggelapkan siang hingga 6 menit di beberapa wilayah daratan, te...
NASA Siapkan SunRISE Pantau Ledakan Matahari 2027
NASA menargetkan peluncuran misi SunRISE pertengahan 2027 untuk memantau gelombang radio ledakan Matahari da...
Hari Komunikasi Damai: Etika Komunikasi Digital yang Diperlukan
Peringatan 7 Oktober mendorong etika komunikasi digital untuk mencegah kebencian, misinformasi, dan perundun...
NASA Uji Metode Hadapi Tetesan Air Superdingin di Awan
NASA menguji metode baru di Icing Research Tunnel untuk memahami dan mengatasi bahaya pembentukan es dari te...
HP OmniBook 5 Tantang MacBook Neo di Segmen Laptop Terjangkau
HP OmniBook 5 diluncurkan 5 Oktober 2026 dan menantang MacBook Neo lewat layar OLED, pilihan prosesor, dan k...