Polrestabes Medan Tangkap Pemasok Vape Narkoba di Helen’s Night Mart
Medan — Polrestabes Medan menangkap pemasok narkoba berinisial DD (28) yang diduga memasok vape narkoba di tempat hiburan malam Helen’s Night Mart, Jalan Setiabudi, Kecamatan Medan Selayang. Penangkapan dilakukan setelah polisi menangkap seorang pengedar lain di lokasi pada awal pekan lalu. Saat ini DD ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut karena barang bukti narkoba tidak ditemukan di tubuhnya.
Penangkapan dan pemeriksaan
DD, warga Jalan Karya, Kecamatan Medan Polonia, kini ditahan di Mapolrestabes Medan. Penyidik menyatakan dari tangan pelaku tidak ditemukan narkoba karena telah habis terjual. Polisi masih mendalami jaringan dan titik penjualan yang melibatkan DD.
“Dari tangan pelaku tidak temukan narkoba karena sudah habis terjual. Penyidik masih mendalami kemana saja pelaku menjual narkoba selama ini,”
Barang bukti dan tersangka sebelumnya
Sebelumnya personel Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial FA di lokasi yang sama bersama barang bukti tiga unit vape bermerek El Chapo yang disimpan di dalam kotak kartu Uno. FA mengaku akan menjual setiap bungkus vape narkoba kepada pengunjung dengan harga Rp2.150.000 per bungkus.
Polisi juga menemukan bukti beberapa pengunjung telah mengonsumsi narkoba di dalam THM tersebut. Kasus penangkapan FA menjadi dasar untuk mengejar pemasok, yang kemudian mengarah pada penangkapan DD.
Pengembangan kasus dan penyegelan THM
Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Nugraha, menyatakan pengembangan kasus masih berlangsung untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Polrestabes menduga tempat hiburan malam kerap dimanfaatkan sebagai lokasi transaksi maupun penyalahgunaan narkotika.
“Kasus peredaran narkoba di THM Helen’s Night Mart masih terus dikembangkan untuk menangkap jaringan narkoba lainnya,”
Untuk kepentingan penyidikan, aktivitas di Helen’s Night Mart dihentikan sementara dan lokasi dipasang garis polisi.
“Guna kepentingan penyidikan untuk sementara waktu aktivitas di THM Helen’s Night Mart dihentikan setelah dipasang garis polisi,”
Dampak dan langkah selanjutnya
Penyidikan akan berfokus pada jejak distribusi dan pemasok lain yang diduga memasok vape berisi narkotika ke berbagai lokasi hiburan. Penutupan sementara THM bertujuan memutus alur peredaran dan mempermudah pengumpulan bukti.
Pihak kepolisian berjanji melanjutkan pemeriksaan terhadap DD dan mengusut kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PWI Sumut Bentuk Panitia Konferensi November, Rifki Warisan Jadi Ketua OC
PWI Sumut bentuk panitia Konferensi November; Rifki Warisan ditunjuk Ketua OC dan Fakhrur Rozi Ketua SC, Ket...
Sofyan Tan Ajak Dukungan untuk Sensus Ekonomi 2026 di Medan
dr. Sofyan Tan minta dukungan publik untuk Sensus Ekonomi 2026 agar data usaha akurat dan jadi dasar kebijak...
Jembatan Garuda Putih Pulihkan Akses dan Ekonomi Warga Saweuk
Peresmian Jembatan Garuda Putih di Gampong Saweuk, Aceh Utara, mengembalikan akses dan mendorong kebangkitan...
MAN 3 Medan Perkuat Kolaborasi Orang Tua-Sekolah untuk 2026
Kepala MAN 3 Medan tekankan kolaborasi sekolah-orang tua untuk menyukseskan Tahun Ajaran 2026-2027, termasuk...
Polisi Tembak Dua Perampok di Medan, Pemasok Narkoba dan Kasus Pembunuhan Terungkap
Polisi di Medan menembak dua perampok yang melawan saat ditangkap; pemasok narkoba di Helen's ditahan dan pe...
M. Akbar Dev Resmi Pimpin DPC PPP Serdang Bedagai 2026-2031
M. Akbar Dev resmi memimpin DPC PPP Serdang Bedagai setelah terbit SK DPP nomor 0591/SK/DPP/C/VII/2026 untuk...