Uly Rias Pengantin Lepas 50 Peserta Gelombang 9 di Medan
Medan — Uly Rias Pengantin menggelar pelepasan 50 peserta Kelas Pemula gelombang ke-9 khusus makeup dan hairdo di Hotel Grand Mercure, Medan, Senin (25/5). Acara ini menandai berakhirnya pelatihan intensif yang bertujuan mencetak makeup artist (MUA) profesional untuk segmen pengantin dan tata rambut.
Peserta, model, dan cakupan wilayah
Pelatihan diikuti 50 peserta yang membawa masing-masing satu model sebagai bagian dari ujian praktik. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain:
- Majalengka
- Bogor (Cibinong)
- Pekanbaru
- Samarinda
- Balikpapan
- Bangka Belitung
Keberagaman peserta menunjukkan minat nasional terhadap keterampilan tata rias, bukan hanya dari Sumatera Utara.
Standar penilaian dan durasi pengerjaan
Owner sekaligus mentor, Roida Uli Silitonga, menjelaskan fokus penilaian pada kemampuan mengaplikasikan teknik yang dipelajari. Penilaian mempertimbangkan detail makeup dan struktur hairdo.
“Untuk makeup, kita lihat kerapian dan ketepatan detail seperti alis, bulu mata, dan lipstik. Sementara untuk hairdo, penilaiannya ada pada bentuk, simetri kanan-kiri, serta kerapian hasil akhirnya,”
Roida menambahkan bahwa standar waktu pengerjaan untuk rias pengantin lengkap ditargetkan sekitar empat jam. Target waktu ini menjadi tolok ukur kesiapan peserta memasuki dunia profesional.
Penguji dan penekanan pada kerapian
Okky Chandra, salah satu penguji, memberi apresiasi atas inisiatif pelatihan. Ia menilai program efektif melahirkan penata rias baru yang kompeten dan mendukung pengembangan UMKM serta industri kreatif.
“Program ini luar biasa karena berhasil menciptakan banyak MUA baru. Ini juga bagian dari pengembangan UMKM dan industri kreatif yang memang membutuhkan generasi muda yang inovatif,”
Okky menegaskan bahwa kerapian adalah aspek utama yang wajib dimiliki setiap penata rias profesional.
Kisah peserta: tekad merantau dan rencana usaha
Beberapa peserta berbagi motivasi. Olin Manalu dari Cibinong, Bogor, mengaku merantau ke Medan selama empat bulan demi mengasah keterampilan.
“Saya datang dari Bogor dan sudah sekitar empat bulan di Medan. Target saya ke depan ingin menjadi penata rias yang sukses,”
Sementara Mei Hutasoit dari Balikpapan sengaja memilih Medan untuk mempelajari ciri khas makeup Batak. Ia sudah memiliki salon, namun berencana menambah layanan makeup pengantin setelah pulang ke kampung halaman.
Misi sosial dan prospek ke depan
Program ini juga menyandang misi sosial: membantu mengurangi pengangguran dan memberdayakan perempuan, khususnya ibu rumah tangga. Roida menekankan pentingnya menyalurkan talenta agar berdampak ekonomi nyata.
“Jadi bagaimana kita bisa menyalurkan talenta kita agar berdampak baik, khususnya bagi perempuan, supaya bisa membantu mengurangi angka pengangguran di Indonesia melalui skill makeup dan hairdo,”
Dengan selesainya gelombang ke-9, Uly Rias Pengantin berkomitmen melanjutkan pelatihan untuk memenuhi permintaan yang selalu melebihi kapasitas. Program ini diharapkan terus memperkuat ekosistem industri kecantikan dan membuka peluang kerja bagi lulusan.
Berita Terkait
Brimob Amankan 9 Remaja Terkait Tawuran dan Balap Liar di Medan
Brimob Polda Sumut mengamankan sembilan remaja di Medan dinihari terkait tawuran dan balap liar; celurit dan...
Polresta Deliserdang Grebek dan Bakar Gubuk Sarang Narkoba, 3 Ditangkap
Polresta Deliserdang menggerebek dan membakar gubuk diduga sarang narkoba di Dusun III Bandar Labuhan pada 1...
Polda Sumut Amankan 4 Pengunjung High Pass Karena Narkoba
Polda Sumut menangkap empat pengunjung High Pass pada 25 Mei setelah razia narkoba; mereka dibawa ke Mapolda...
Polres Sergai Gerebek Sarang Narkoba, 23 Tersangka dan 36,21 Gram Sabu
Polres Serdangbedagai ungkap 14 kasus narkoba dalam dua pekan; 23 tersangka ditangkap dan 36,21 gram sabu di...
Forwakum Desak PLN Beri Kompensasi Pasca-Blackout Sumbagut
Forwakum Sumut mendesak PLN beri kompensasi setelah blackout massal 22 Mei yang mengganggu aktivitas warga,...
Aceh Besar Normalisasi Irigasi Lhoknga untuk Cegah Genangan Sawah
Bupati Aceh Besar tinjau saluran irigasi Lhoknga; pemerintah akan normalisasi saluran pembuang guna mencegah...