Ustadz Gurbas: Tidak Ada Manusia yang Hidup Tanpa Ujian
Sibuhuan — Ustadz Gurbas Hasibuan mengingatkan bahwa setiap manusia pasti menghadapi ujian dalam hidup. Pesan itu disampaikan saat ia menjadi khatib Jumat pada 9 Oktober di Masjid Annur, Lingkungan VI, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padanglawas. Ustadz Gurbas menekankan pentingnya meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai jawaban atas berbagai cobaan.
Khotbah dan kutipan Alquran
Pada kesempatan itu khatib mengutip ayat dari Alquran, Surat Al-‘Ankabut ayat 2, untuk mengingatkan jamaah bahwa iman sering disertai ujian. Ayat tersebut menegaskan bahwa keimanan tidak cukup hanya dengan pernyataan, melainkan diuji dalam praktik kehidupan sehari-hari.
Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, 'Kami telah beriman,' sedangkan mereka tidak diuji?
Bentuk-bentuk ujian menurut khatib
Ustadz Gurbas merinci berbagai bentuk ujian yang kerap dialami manusia. Ia mencontohkan ujian dalam bentuk kehilangan materi, penyakit, dan persoalan sosial. Selain itu, ujian juga datang lewat putusnya hubungan atau dukungan dari orang lain.
- Kehilangan harta atau pekerjaan
- Penyakit dan masalah kesehatan
- Fitnah, tuduhan, dan celaan
- Kesendirian dan menjauhnya orang yang dulu dekat
Pesan ketaqwaan dan ketergantungan kepada Allah
Ustadz Gurbas mengajak jamaah untuk tidak berlebihan menggantungkan harap kepada makhluk. Saat manusia mengecewakan, itulah momen untuk meneguhkan kebergantungan kepada Sang Pencipta. Menurutnya, ujian bisa menjadi sarana pembelajaran spiritual.
Terkadang Allah SWT membiarkan kita kehilangan sandaran dunia agar kita menemukan sandaran yang sebenarnya, kata Ustadz Gurbas.
Ia menekankan bahwa pengalaman dikecewakan atau ditinggalkan bukan semata kesengsaraan. Ujian tersebut memiliki hikmah, yaitu mengarahkan manusia kepada peningkatan ketaqwaan dan ketergantungan yang lebih kuat kepada Allah SWT.
Implikasi bagi jamaah
Pentingnya memahami ujian sebagai bagian perjalanan hidup mendorong umat untuk lebih sabar dan introspektif. Dengan perspektif itu, setiap cobaan dapat dipandang sebagai kesempatan memperbaiki iman dan amal. Pesan khatib diharapkan memberi penguatan spiritual bagi warga Pasar Sibuhuan dan sekitarnya.
Penutup: Ustadz Gurbas mengingatkan agar umat terus menegakkan ketaqwaan dan tidak menyerah ketika menghadapi ujian. Pemahaman ini dimaksudkan agar orang-orang menemukan ketenteraman dengan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Maulid Nabi di RS Cut Meutia Langsa, PT CMN Tegaskan Budaya Kerja
PT Cut Meutia Medika Nusantara memperingati Maulid Nabi 1448 H di Langsa dengan doa, tausiah, dan santunan,...
Pemko Langsa Gelar Minisoccer dan Badminton Rayakan HUT KORPRI ke-55
Pemko Langsa menggelar minisoccer dan badminton untuk memeriahkan HUT KORPRI ke-55, diikuti 29 instansi dan...
Polda Sumut Tangkap Dua Penumpang di Kualanamu, Sabu 1 Kg Disita
Polda Sumut menangkap dua penumpang di Bandara Kualanamu dan menyita 1 kg sabu yang diduga hendak dikirim ke...
Pembangunan Huntap Sumut: 919 Unit Target Selesai 31 Des 2026
Pemerintah jamin 919 unit huntap di Sumut rampung 31 Des 2026 meski pembangunan masih tahap awal dan lahan j...
JakEVO DPMPTSP DKI Jadi Pelajaran Peserta PKA BPSDM Sumut
Peserta PKA BPSDM Sumut mempelajari JakEVO DPMPTSP DKI Jakarta pada 8 Oktober 2026 untuk meningkatkan layana...
Pekan Budaya Medan 2026: Rico Waas Tekankan Pelestarian Kesenian
Wali Kota Medan buka Pekan Budaya 2026 (8-10 Okt) untuk melestarikan kesenian Melayu yang mulai jarang tampi...