Teqball Indonesia: Yoga Ardika dan Uba/La Ode Rebut Peluang Medali
Atlet teqball Indonesia Yoga Ardika Putra memastikan tiket ke perebutan medali perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kesempatan serupa terbuka bagi pasangan ganda putra Husni Uba dan La Ode Mardan M setelah melewati babak repechage di Nagoya City Higashi Sports Center, Kamis, 17 September 2026.
Perjalanan Yoga Ardika ke perebutan perunggu
Yoga melakoni hari panjang dengan tujuh pertandingan dalam satu hari pada nomor tunggal putra. Rangkaian itu membawa ia ke babak repechage setelah kalah di perempat final.
Dalam fase awal, Yoga menang 2-1 atas Truong Giang Ba (Vietnam) dan 2-0 atas A Phomsouliya (Laos). Ia juga menang 2-1 melawan Wase Akinori (Jepang) dan 2-0 atas P Agustin (Filipina) sebelum kalah 0-2 dari J Lee (Korsel).
Setelah lolos ke perempat final dengan catatan empat kemenangan dan satu kekalahan, Yoga kalah 0-2 dari S Friday (Myanmar). Namun peluang kembali terbuka lewat repechage, di mana ia mengalahkan Wase Akinori 2-0 untuk memastikan satu tempat di perebutan medali perunggu.
Peluang ganda putra: Uba/La Ode
Skuad ganda putra Indonesia, Husni Uba dan La Ode Mardan M, juga mempertahankan peluang medali melalui jalur repechage. Mereka memulai dari Grup A dan mengalami kekalahan 0-2 dari pasangan Thailand S Thaosiri/J Chanliang.
Pasangan Indonesia bangkit dengan kemenangan 2-1 atas D Montenegro/A Pacis (Filipina) yang membawa mereka ke perempat final. Di babak tersebut Uba/La Ode kalah 0-2 dari Ahmad/Alqattan (Kuwait), namun kemudian menang 2-0 melawan Nodomi/Arai (Jepang) di repechage.
Hasil itu memastikan Uba/La Ode tetap berpeluang tampil di pertandingan perebutan medali perunggu.
Sistem repechage dan jadwal semifinal
Manajer Timnas Teqball Indonesia, Umar Aryo Junior, menjelaskan fungsi repechage sebagai kesempatan kedua bagi atlet yang kalah di fase awal. Sistem ini memberi peluang untuk kembali bertanding menuju babak penentuan medali.
"Repechage adalah babak atau sistem pertandingan kesempatan kedua bagi atlet atau peserta yang kalah di babak awal. Mereka bisa bertanding lagi untuk memperebutkan tempat di babak selanjutnya atau medali,"
Aryo menambahkan bahwa baik Yoga maupun Uba/La Ode masih menunggu hasil semifinal untuk mengetahui lawan di perebutan perunggu. Semifinal tunggal dan ganda dijadwalkan berlangsung Sabtu, 19 September 2026.
"Dari hasil semifinal ini baru kita mengetahui calon lawan Yoga yang akan memperebutkan medali perunggu. Pertandingannya berlangsung Minggu, 20 September 2026,"
Prospek dan harapan tim
Dengan tiket ke perebutan perunggu terbuka, Indonesia kini memiliki peluang nyata membawa pulang medali dari cabang teqball. Aryo berharap kedua wakil tampil maksimal pada pertandingan penentuan tersebut.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Yoga Ardika Putra serta pasangan Husni Uba/La Ode Mardan M berpeluang menambah koleksi medali Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Juan Cortes Tak Lagi Latih Persijap, Beri Pesan Semangat
Juan Cortes mundur sebagai pelatih Persijap dan beralih ke posisi direktur teknik; Mario Lemos kembali ditun...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Halus FC 5-1 di Pembuka Super Cup
Cosmo JNE Jakarta menang 5-1 atas Halus FC di GOR POPKI, Kamis 17 September 2026, membuka Futsal Super Cup 2...
Basket Putri Indonesia Tekuk Thailand 61-52 di Asian Games
Tim basket putri Indonesia mengalahkan Thailand 61-52 di Aichi, membalas kekalahan SEA Games dan meningkatka...
60% Atlet PON NTB Berasal dari Mahasiswa UNDIKMA
UNDIKMA menyumbang 60% atlet PON NTB; topik kuliah umum meliputi geopolitik, peragaan olahraga, dan buku Spo...
Julio Cesar Terhindar dari Cedera Serius, Persib Bernapas Lega
Julio Cesar dipastikan tidak mengalami cedera serius usai benturan keras lawan FC Seoul pada AFC Champions L...
Garudayaksa Rekrut Dua Pemain Jelang Lawan Persebaya
Garudayaksa FC kedatangan Jayro Jean dan Aleksandar Busnic untuk memperkuat skuad jelang lawan Persebaya di...