Lokal

Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Taman dan Lampu Jalan Jelang HUT ke-81

Bagikan:
Wali Kota Tanjungbalai meninjau taman dan lampu jalan di pusat kota menjelang HUT

Tanjungbalai, 22 Juli — Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau kondisi taman, tugu, jalan, dan lampu penerangan umum di kawasan inti kota pada Rabu (22/7). Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan penataan kota menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-81 dan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta unsur kecamatan dan kelurahan.

Peninjauan lapangan

Pelaksanaan peninjauan dipimpin langsung Wali Kota bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andri Ginting, Kepala Dinas Perhubungan Elvandia, Camat Tanjungbalai Selatan Yudhi Irfan Lesmana, serta pejabat terkait lainya. Tim bergerak dari bundaran PLN di Jalan Sudirman, menuju Titi Tabayang, Jalan S Parman, lalu ke Jalan Sutomo.

Hari ini saya bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan turun langsung melihat suasana dan kondisi taman kota, tugu dan lampu Penerangan jalan umum dalam rangka perbaikan dan penataan Kota Tanjungbalai

Perbaikan penerangan dan taman

Wali Kota meminta perbaikan lampu hias dan penerangan jalan yang rusak agar segera diganti. Targetnya, kondisi taman dan lampu sudah rapi sebelum tanggal 17 Agustus sehingga kota tampak lebih indah dan penerangan malam hari optimal.

Ia menegaskan perbaikan difokuskan pada titik-titik inti kota seperti Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah dan Jalan Cokroaminoto agar kendaraan dan pejalan kaki mendapat kenyamanan dan keselamatan yang lebih baik.

Kebijakan lalu lintas dan pengaturan kendaraan

Pemerintah kota memerintahkan Dinas Perhubungan menyusun surat edaran tentang pengaturan jenis kendaraan yang boleh melintas di jalan inti serta jam operasionalnya. Aturan ini mencakup pembatasan untuk kendaraan berat pada jam tertentu, namun kendaraan BBM bebas 24 jam.

Rute yang akan diatur antara lain Jalan Teuku Umar menuju Titi Tabayang dan ruas menuju Sei Kepayang di Kabupaten Asahan. Pengaturan juga mempertimbangkan aktivitas pedagang malam agar arus lalu lintas tetap lancar.

Rencana pelebaran jalan dan penataan pedagang

Untuk 2026, Pemko bersama Dinas Bina Marga merencanakan peningkatan dan pelebaran Jalan S Parman dari simpang tiga Masjid Saksi sampai Koramil Kota. Nantinya akan diterapkan rekayasa lalu lintas buka-tutup dan penempatan khusus bagi pedagang UMKM di malam hari.

Kebersihan dan imbauan kepada masyarakat

Wali Kota menyatakan kebersihan masih menjadi persoalan utama. Ia mendorong kesadaran warga agar tidak berjualan secara permanen di bahu jalan, trotoar, atau menutup drainase. Hal ini dianggap penting untuk mempermudah kegiatan gotong royong dan penataan kota oleh petugas kelurahan, kecamatan, dan Dinas LH.

Makanya kami mengimbau kesadaran masyarakat itu sangat kami butuhkan, pemahaman kami melarang itu bukan melarang untuk berjualan atau berdagang, tetapi tidak boleh permanen apalagi menggunakan bahu jalan, trotoar, menutup parit

Pemkot berharap langkah-langkah perbaikan ini menunjukkan perubahan bertahap pada wajah kota dan memberi manfaat nyata bagi warga menjelang peringatan kemerdekaan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait