Pemerintah Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448
Pemerintah menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat tiba di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu, 17 Juni 2026.
Ucapan resmi pemerintah
Prasetyo Hadi mewakili Presiden dan pemerintah menyampaikan harapan agar pergantian tahun Hijriah menjadi momentum refleksi. Ia menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah keragaman bangsa.
Pertama sebelum soal agenda, izinkan kami mewakili Bapak Presiden dan mewakili pemerintah menyampaikan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Islam yang merayakan
Makna hijrah menurut Menteri Agama
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat memaknai Tahun Baru Islam sebagai kesempatan melakukan transformasi diri dan sosial. Ia menjelaskan bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan perubahan total dalam cara pandang dan struktur kemasyarakatan.
Hijrah bukan hanya perpindahan fisik Rasulullah dari Makkah ke Madinah. Hijrah adalah transformasi sistem kemasyarakatan, dari masyarakat kabilah yang sempit dan primordial menuju masyarakat umat yang global, kosmopolitan, serta diikat oleh kasih sayang
Dalam penjelasannya, Menag menegaskan hijrah berarti beralih dari mentalitas kabilah menuju kehidupan yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
Tiga pilar persaudaraan
Menag menggarisbawahi pentingnya merawat tiga pilar persaudaraan sebagai fondasi perdamaian dan kebersamaan bangsa. Pilar-pilar itu disebutnya penting untuk dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat.
- Ukhuwah Islamiyah — persaudaraan antarumat Islam;
- Ukhuwah Wathaniyah — persaudaraan kebangsaan antarwarga negara;
- Ukhuwah Basyariyah — persaudaraan kemanusiaan universal.
Harapan dan penutup
Selain ucapan selamat, Menag berharap Tahun Baru Hijriah membawa berkah dan kematangan dalam berpolitik serta berwarganegara. Pemerintah juga menyatakan harapan agar momen ini memperkokoh Indonesia sebagai bangsa yang toleran dan maju.
Umat Islam di Indonesia memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah pada 16-17 Juni 2026, dan pemerintah mengajak semua pihak memaknai momentum ini sebagai ajang introspeksi dan penguatan persatuan nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community di TIM
Menekraf Teuku Riefky Harsya apresiasi pameran SBY Art Community di TIM (18–30 Agustus 2026) sebagai ruang k...
Perlinsos Digital: Bakom Sebut Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Jadi 5 Menit
Bakom: uji coba Perlinsos Digital mempercepat pendaftaran bansos dari 200 hari menjadi sekitar lima menit, d...
Wamentrans Viva Yoga Ajak Bantu Korban Gempa NTT saat HUT RI ke-81
Wamentrans Viva Yoga mengajak semua pihak bantu korban gempa NTT saat perayaan HUT RI ke-81 dan menekankan s...
Kemenko PMK Prioritaskan Pemulihan Pendidikan Pascagempa NTT
Kemenko PMK memprioritaskan pemulihan layanan pendidikan pascagempa NTT, memaksimalkan gudang di Labuan Bajo...
512 Sekolah Terdampak Gempa Flores, Pembelajaran Beralih Daring
Sebanyak 512 sekolah di Flores terdampak gempa 7,7 pada 19 Agustus 2026; pembelajaran beralih daring dan ten...
FEB UIN Jakarta Kejar Akreditasi AACSB Menuju Sekolah Bisnis Global
FEB UIN Jakarta mempercepat persiapan akreditasi AACSB dengan inovasi S3 Perbankan Syariah dan target pening...