Nasional

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Jadi Tiga, Ribuan Terdampak

Bagikan:
Evakuasi dan tenda bantuan di Sigi pasca gempa

Tiga orang tewas

Korban dan kondisi kesehatan

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menunjukkan 108 orang mengalami luka akibat gempa. Dari angka itu, 17 orang luka berat dan 91 orang luka ringan. Pemeriksaan dan perawatan terus dilakukan di fasilitas kesehatan di wilayah terdampak.

Kerusakan bangunan

Gempa juga merusak ribuan hunian dan fasilitas publik. BNPB mencatat 1.652 unit rumah warga mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat kerusakan. Berikut rincian kerusakan rumah:

Tingkat Kerusakan Jumlah Rumah
Rusak ringan 1.472
Rusak sedang 111
Rusak berat 69

Selain rumah, fasilitas umum turut terdampak, antara lain 42 rumah ibadah, delapan gedung perkantoran termasuk Kantor Bupati Sigi dan BAPPERINDA, 13 sekolah, dua rumah adat, serta delapan jaringan air bersih yang mengalami gangguan.

Detail kejadian dan aktivitas gempa susulan

BMKG menyatakan gempa merupakan gempa tektonik dan tidak berpotensi memicu tsunami. Meski demikian, aktivitas gempa susulan terus terjadi. Hingga Kamis, 18 Juni 2026, tercatat 703 kali gempa susulan, di mana 25 di antaranya masih dirasakan warga.

Respons darurat dan bantuan

Pemerintah Kabupaten Sigi menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak kejadian. Wakil Bupati ditunjuk sebagai Komandan Satuan Tugas Penanganan Darurat untuk koordinasi di lapangan.

BNPB menyalurkan logistik untuk mendukung kebutuhan darurat. Selain itu TNI dan Polri dikerahkan untuk pembersihan puing dan distribusi bantuan. Pendataan terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

  • Tenda pengungsi dan tenda keluarga
  • Sembako, matras, selimut, dan kasur lipat
  • Perbaikan jaringan air bersih dan layanan kesehatan darurat

Langkah selanjutnya dan imbauan

Kepala BNPB dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Sigi untuk meninjau penanganan darurat dan kebutuhan mendesak. Saat ini prioritas adalah tenda pengungsi, air bersih, layanan kesehatan, dan penerangan darurat.

BNPB dan pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG, serta tidak memasuki bangunan yang rusak sebelum dinyatakan aman oleh petugas berwenang.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait