Kemenhub Siapkan Stimulus Liburan Sekolah untuk Dongkrak Wisata
Kementerian Perhubungan dan pemerintah pusat sedang menyiapkan stimulus liburan sekolah untuk mendorong kunjungan wisata dan menggerakkan perekonomian daerah. Pernyataan itu disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi usai Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026. Program ditujukan khusus bagi anak-anak sekolah selama masa liburan dan akan diterapkan melalui skema yang mirip dengan program sebelumnya.
Rencana stimulus dan tujuannya
Menteri Dudy menyatakan stimulus disiapkan agar anak-anak sekolah dapat mengisi waktu libur dengan aktivitas wisata. Tujuannya ganda: meningkatkan mobilitas wisatawan domestik dan menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat di daerah tujuan wisata.
“Sementara ini kita sedang menyiapkan stimulus buat liburan, harapannya, ini untuk mendorong masyarakat khususnya anak-anak sekolah. Dapat mengisi liburannya dengan melakukan kunjungan-kunjungan wisata sehingga bisa menggerakkan perekonomian,”
Dia menambahkan bahwa momentum libur sekolah merupakan kesempatan tepat untuk mempromosikan destinasi wisata yang tersebar di berbagai provinsi.
Skema dan koordinasi anggaran
Terkait bentuk stimulus, Dudy mengatakan skemanya kurang lebih sama seperti program sebelumnya, namun pemerintah belum merinci mekanisme teknisnya. Pembahasan anggaran masih akan dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian.
“Nanti saya coba lihat, kita kan harus bicara dengan Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian. Sudah, tapi kita sudah akan mengalokasikan,”
Langkah koordinasi ini diharapkan memastikan alokasi dana serta mekanisme pelaksanaan yang jelas agar manfaat stimulus bisa cepat dirasakan masyarakat.
Diskon tiket KAI sebagai dukungan mobilitas
Selaras dengan rencana pemerintah, PT Kereta Api Indonesia memberikan dukungan dengan menawarkan diskon tiket ekonomi 30 persen. Program diskon berlaku untuk keberangkatan mulai 20 Juni sampai 5 Juli 2026.
Liburan sekolah merupakan momen yang dinantikan banyak keluarga untuk bepergian bersama. Melalui program diskon 30 persen ini, KAI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau,
Penawaran KAI diharapkan membantu menekan biaya transportasi bagi keluarga yang memilih kereta sebagai moda perjalanan selama masa libur.
Dampak yang diharapkan
Jika terlaksana, stimulus dan potongan tarif transportasi diperkirakan memberi sejumlah manfaat.
- Meningkatkan kunjungan wisata domestik ke destinasi lokal.
- Mendorong perputaran ekonomi mikro di sektor pariwisata.
- Mengurangi beban biaya perjalanan keluarga selama liburan sekolah.
Pelaksanaan program akan dipantau dan disesuaikan dengan evaluasi dari kementerian terkait agar manfaatnya optimal bagi masyarakat dan daerah tujuan wisata.
Berita Terkait
DPR: Pengabdian Eks KSAL Achmad Sutjipto Layak Jadi Teladan
Mantan KSAL Laksamana (Purn) Achmad Sutjipto wafat 18 Juni 2026; DPR memuji pengabdiannya dan menilai layak...
Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Tampung 400 Ribu Siswa pada 2029
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan Sekolah Rakyat menampung lebih dari 400.000 siswa pada 2029, dari 45.000...
Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Jadi Tiga, Ribuan Terdampak
Tiga orang tewas dan 6.412 jiwa terdampak gempa magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026; ribuan r...
Kementerian PU: Jembatan Palu 1 dan 4 Aman Setelah Gempa
Kementerian PU memastikan Jembatan Palu 1 dan 4 aman dipakai setelah gempa 16 Juni 2026; tidak ditemukan ker...
Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah: Fakta, Dampak, dan Mitigasi
Gempa M6,7 mengguncang Sulawesi Tengah 16 Juni 2026; tak berpotensi tsunami namun menimbulkan kerusakan, pul...
Regenerasi Kepemimpinan TNI Diperkuat Lewat Sertijab Strategis
TNI melaksanakan sertijab strategis di Mabes TNI, Cilangkap pada 17 Juni 2026 sebagai bagian dari regenerasi...