Tahanan Kabur di Labuhanbatu Ditangkap setelah 18 Hari Buron
Labuhanbatu — Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu menangkap kembali tahanan yang kabur dari ruang tahanan Mapolres pada 30 Juni 2026. Tahanan bernama Zulfadly alias Wak alias Bagong (37) diringkus pada 18 Juli 2026 di rumah rekannya di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Penangkapan dilakukan setelah upaya pencarian intensif selama 18 hari untuk memastikan proses hukum berjalan.
Penangkapan dan lokasi
Tim Satresnarkoba menemukan dan mengamankan Zulfadly sekitar pukul 05.00 WIB di Dusun Sukajaya, Desa Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Petugas membawa tersangka langsung ke Kantor Satresnarkoba Polres Labuhanbatu dan tiba di Mapolres sekitar pukul 20.30 WIB untuk proses hukum selanjutnya.
Dalam proses penangkapan, tim Satresnarkoba berkoordinasi dengan pihak keluarga tersangka sehingga proses pengamanan berjalan dengan aman dan lancar, kata Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto SH.
Kronologi pelarian
Zulfadly dilaporkan kabur dari ruang tahanan Mapolres Labuhanbatu pada Selasa, 30 Juni 2026 sekitar pukul 14.50 WIB. Sejak kejadian, Satresnarkoba langsung membentuk tim dan melakukan pencarian intensif. Selama buron, tersangka mengaku berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas.
Ia juga mengaku sempat berkeinginan menyerahkan diri karena merasa bersalah, namun tidak mengetahui cara menghubungi pihak kepolisian. Sebelum niat tersebut terlaksana, tim Satresnarkoba lebih dahulu berhasil menemukan lokasi persembunyiannya, ujar Hardiyanto.
Pemeriksaan dan kondisi tersangka
Menurut penyidik, pada saat penangkapan Zulfadly tidak melakukan perlawanan. Pemeriksaan awal menunjukkan kondisi kesehatan tersangka dalam keadaan sehat. Tersangka menyatakan nekat melarikan diri karena takut menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.
Berdasarkan pemeriksaan, kondisi tersangka dalam keadaan sehat dan akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan berlaku, tambah Hardiyanto.
Implikasi dan pernyataan polisi
Kasat Narkoba menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku tindak pidana untuk menghindari proses hukum meski sempat melarikan diri. Penangkapan ini menunjukkan koordinasi antar-pihak dan kerja keras personel di lapangan untuk menegakkan hukum.
Dengan ditangkapnya Zulfadly, proses penyidikan dan penegakan hukum terhadap yang bersangkutan akan dilanjutkan sesuai prosedur.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Maulid Akbar Kuta Malaka: Santuni 70 Yatim, 2.000 Jamaah
Maulid Akbar di Masjid Samahani, Kuta Malaka, 8 November, memberi santunan kepada 70 anak yatim dan diperkir...
Wakil Ketua DPRD Kritik Camat-Lurah Absen di Sosper Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen kecewa Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel absen saat Sosper (...
Polres Sibolga Catat 502 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Toba 2026
Polres Sibolga menertibkan 502 pelanggar dalam Operasi Patuh Toba 2026, dengan 500 teguran dan dua tilang ma...
Warga Tolak Penggabungan SD Negeri 101832 di Pancurbatu
Komite dan orang tua SDN 101832 Pancurbatu menolak penggabungan ke SDN 106820; minta keputusan Dinas Pendidi...
Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Tegal Sari III: Drainase & Keamanan
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong dan Sapa Warga di Tegal Sari III untuk menindaklanjuti kelu...
RSUP H. Adam Malik Rayakan HKN ke-62: Indonesia Bergerak
RSUP H. Adam Malik menggelar rangkaian HKN ke-62 sepanjang November 2026, termasuk program Indonesia Bergera...