Sumut Siap Jadi Tuan Rumah IMT-GT 2026
Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026. Penetapan dilakukan setelah keputusan pada 31st IMT-GT Ministerial Meeting di Trang pada 4 September 2025, dan Sumut dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan pertemuan tingkat menteri ke-32. Pernyataan ini disampaikan dalam jumpa pers Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (17/6).
Penunjukan dan konteks
Kepala Bagian Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut, Ahmad Yamin, menjelaskan keputusan penunjukan membawa peluang strategis bagi provinsi. Menurutnya, forum IMT-GT telah berkontribusi nyata pada pengembangan ekonomi regional selama ini. Ia menunjuk proyek Kawasan Industri Sei Mangkei dan pengembangan Kaldera Toba sebagai contoh dampak positif kerja sama subregional.
Agenda dan fokus sektor
Dalam pertemuan IMT-GT, program prioritas dirumuskan melalui delapan kelompok kerja yang memetakan isu pembangunan lima tahunan. Beberapa fokus utama yang akan dibahas meliputi:
- Pertanian dan agribisnis
- Pariwisata
- Produk dan layanan halal
- Infrastruktur dan transportasi
Semua usulan proyek harus memuat nilai tambah bersama untuk ketiga negara, sehingga manfaatnya saling menguatkan.
Pesan dari pemerintah daerah
"Penunjukan Sumut sebagai tuan rumah merupakan kesempatan besar untuk menghadirkan berbagai gagasan dan proyek strategis yang dapat masuk dalam blueprint IMT-GT lima tahun ke depan,"
"Ide proyek yang diajukan harus memiliki nilai manfaat bersama. Bukan hanya baik untuk Sumatera Utara atau Indonesia, tetapi juga memberikan keuntungan bagi Malaysia dan Thailand,"
Yamin menegaskan bahwa proyek yang diajukan perlu menghubungkan kepentingan lintas negara agar tercipta kerja sama yang saling menguntungkan.
Makna bagi investasi dan pengembangan lokal
Pemprov Sumut berharap peran tuan rumah dimanfaatkan untuk memperluas lapangan investasi dan memperkuat sektor unggulan daerah. Selain itu, pemerintah daerah menargetkan lahirnya proyek strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan. Momentum ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing Sumut di tingkat internasional.
Jadwal puncak dan tindak lanjut
Puncak kegiatan IMT-GT 2026 dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Sumatera Utara. Pemerintah provinsi akan memfinalkan blueprint agenda lima tahunan bersama delegasi nasional dan mitra regional menjelang pertemuan puncak tersebut.
Catatan: Informasi ini disampaikan pada jumpa pers resmi provinsi dan merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan IMT-GT 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Staf Ahli Wali Kota Binjai Tinjau Penumpukan Sampah di Berngam
Staf Ahli Wali Kota Binjai meninjau penumpukan sampah di Kelurahan Berngam dan minta warga tidak membuang sa...
Sumabee Honey Diluncurkan, 195 Warga Jantho Terlibat Budidaya Madu
Sumabee Honey diluncurkan; 195 warga dari delapan gampong Kota Jantho terlibat dalam budidaya lebah yang men...
BI Luncurkan KKI dan Perluas MDR QRIS 0 Persen untuk Perkuat Ekonomi Digital
BI meluncurkan KKI dan perluas MDR QRIS 0% untuk mendukung UMKM serta akselerasi digitalisasi sistem pembaya...
Wagub Aceh dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Status Lahan
Wagub Aceh dan Wamendagri meninjau Lapangan Blang Padang (8,9 ha) untuk membahas status lahan, wakaf histori...
Forum KKA Aceh 2025–2030 Dikukuhkan, Wamendagri Hadir
Forum KKA Aceh 2025–2030 dikukuhkan di Banda Aceh; Wamendagri hadir dan tiga isu strategis diajukan ke pemer...
BKPSDM Simalungun Monitoring Administrasi Kepegawaian di Dolok Batunanggar
BKPSDM Simalungun memantau administrasi kepegawaian dan pengembangan SDM di Dolok Batunanggar untuk memastik...