Sociolla: Brand Lokal Dominasi Industri Kecantikan
Sociolla mencatat peningkatan signifikan brand lokal di platformnya hingga Juni 2026. Data menunjukkan sekitar 55% produk berasal dari merek lokal, dengan lebih dari 180 brand dan lebih dari 6.000 produk aktif. Momentum Hari Kemerdekaan dimanfaatkan lewat kampanye Love Local 2026 untuk memperluas jangkauan dan mendukung pertumbuhan pelaku usaha kecantikan lokal.
Data dan pertumbuhan produk lokal
Perkembangan kualitas produk, inovasi yang relevan, dan pemahaman terhadap karakteristik kulit masyarakat mendorong permintaan pada produk lokal. Menurut data internal Sociolla per Juni 2026, produk lokal sudah mendominasi 55 persen dari keseluruhan katalog platform.
Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan tidak hanya dalam jumlah, tetapi juga daya saing. Saat ini tercatat lebih dari 180 merek lokal dan lebih dari 6.000 produk aktif yang tersedia di platform.
Kategori produk dengan permintaan tertinggi
Dalam ekosistem Sociolla, kategori yang paling diminati adalah makeup, fragrance, dan skincare. Khusus kategori fragrance, hampir 99% produk yang terdaftar berasal dari brand lokal.
Tren perawatan kulit menunjukkan fokus konsumen pada produk yang memperbaiki skin barrier, memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet, serta penanganan untuk kulit berjerawat. Hal ini menegaskan kapabilitas pelaku lokal dalam menghadirkan formula yang sesuai iklim dan tipe kulit Indonesia.
Kampanye Love Local 2026
Sociolla menjalankan program Love Local 2026 untuk mempromosikan produk-produk lokal melalui platform digital dan jaringan toko fisik. Program ini berlangsung sejak 16 Juli sampai 19 September 2026 di situs Sociolla, aplikasi SOCO, dan seluruh gerai Sociolla di Indonesia.
Kampanye dirancang untuk meningkatkan visibilitas merek lokal serta membantu mereka menjangkau konsumen lebih luas melalui ekosistem yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Momentum Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bahwa industri kecantikan Indonesia telah berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kami ingin terus mendukung pertumbuhan brand lokal melalui ekosistem yang membantu mereka menjangkau lebih banyak konsumen dan berkembang secara berkelanjutan.
Implikasi dan prospek
Dominasi produk lokal di platform besar seperti Sociolla menunjukkan pergeseran preferensi konsumen. Jika tren ini berlanjut, pelaku lokal berpeluang memperkuat posisi di pasar domestik dan menyiapkan ekspansi ke pasar regional.
Namun keberlanjutan pertumbuhan tergantung pada dukungan ekosistem, kualitas produk, serta kemampuan berinovasi sesuai kebutuhan konsumen. Kampanye seperti Love Local 2026 menjadi salah satu upaya konkret untuk mempercepat proses tersebut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
TP PKK OKU Timur Maksimalkan Anggaran, Fokus Manfaat ke Keluarga
TP PKK OKU Timur lakukan monitoring dan pendampingan 10 Program Pokok PKK di Madang Suku 1 untuk memastikan...
Sertifikasi Halal Jadi Modal UMKM Bangun Kepercayaan Konsumen
Sertifikasi halal harus dijalankan sebagai komitmen produksi bagi UMKM agar kepercayaan konsumen terjaga; pr...
Peran BUMN Minerba Perlu Diperkuat, Setoran Negara Belum Optimal
Pemerintah diminta memperkuat peran BUMN di sektor minerba karena kekayaan USD4 triliun belum tercermin pada...
Literasi Keuangan Diperkuat untuk Cegah Aktivitas Ilegal
Anis Byarwati minta literasi keuangan diperkuat melalui kolaborasi DPR, OJK, BSI, dan media untuk cegah akti...
Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir di Borobudur Expo
Menteri Koperasi mendorong pemanfaatan dana bergulir lewat LPDB di Borobudur Expo 17-20 Sept 2026 untuk memp...
Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik 19 Sept 2026
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian naik pada 19 Sept 2026, masing-masing Rp16.000 dan Rp15.000 per gra...