Indosat Layani 14 Juta Pelanggan di Jatim dan Perluas Desa Terkoneksi
Indosat Ooredoo Hutchison melayani lebih dari 14 juta pelanggan di Jawa Timur hingga akhir kuartal II 2026. Angka ini menempatkan Jawa Timur sebagai wilayah dengan basis pelanggan Indosat terbesar kedua di Indonesia. Perusahaan mendorong perluasan akses digital melalui program Desa Terkoneksi dan perluasan jaringan 4G serta 5G.
Pertumbuhan pelanggan dan penggunaan data
Pada semester pertama 2026, pemanfaatan layanan data Indosat di Jawa Timur tumbuh 9,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan pemakaian data seiring dengan bertambahnya pelanggan menunjukkan peningkatan adopsi layanan digital di wilayah tersebut.
Program Desa Terkoneksi dan infrastruktur
Indosat menjalankan program Desa Terkoneksi untuk memperluas akses hingga ke wilayah perdesaan di Jawa Timur. Hingga kini program itu telah menjangkau 230 desa di provinsi tersebut.
- Didukung hampir 25.000 BTS 4G.
- Termasuk sekitar 650 BTS 5G.
Melalui program ini, masyarakat desa didorong memanfaatkan konektivitas untuk pendidikan, pengembangan usaha, dan meningkatkan produktivitas ekonomi lokal. Indosat juga menggandeng pelaku usaha setempat agar teknologi memberi peluang ekonomi baru bagi komunitas rural.
Kinerja keuangan nasional dan fokus AI
Secara nasional, Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp30,7 triliun pada semester pertama 2026, naik 13,1 persen secara tahunan. EBITDA meningkat 14 persen menjadi Rp14,6 triliun dengan margin EBITDA 47,6 persen.
Laba bersih yang dinormalisasi dan diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 49,2 persen menjadi Rp3,2 triliun. Trafik data nasional tumbuh 19,9 persen, ARPU naik 17,3 persen menjadi Rp46.000, dan jumlah pelanggan seluler mencapai 93,4 juta.
“Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami,” kata Vikram Sinha.
Perusahaan menegaskan transformasi menuju perusahaan teknologi berbasis artificial intelligence (AI) menjadi salah satu fokus utama.
AI Cloud, spektrum, dan target talenta
Bisnis AI Cloud Indosat mencatat pendapatan US$33 juta pada semester pertama 2026, melampaui total pendapatan AI Cloud sepanjang 2025 yang sebesar US$28 juta. Untuk memperkuat kapasitas jaringan, Indosat memperoleh tambahan spektrum 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.
Perusahaan juga menargetkan pengembangan 1 juta talenta digital dan 100.000 wirausaha berbasis AI hingga 2029 melalui kemitraan dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Wadhwani Foundation.
Perluasan jaringan dan program Desa Terkoneksi di Jawa Timur diharapkan membuka akses pendidikan, mendukung usaha mikro, dan memperkuat inklusi digital. Dengan kombinasi perluasan infrastruktur dan pengembangan layanan AI, Indosat menempatkan daerah perdesaan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan digital jangka panjang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
DFSK E5 Plus Meluncur di GIIAS 2026, Harga Spesial Rp479 Juta
DFSK E5 Plus meluncur di GIIAS 2026 dengan harga promo Rp479 juta OTR Jakarta, fitur premium, dan free maint...
IHSG Ditutup Melemah 0,64% ke 6.091,39, Mayoritas Saham Merah
IHSG ditutup melemah 0,64% ke 6.091,39 pada 29 Juli 2026; mayoritas saham di zona merah dengan volume 39,368...
Diisukan Jadi Gubernur BI, Menkeu Purbaya: "Itu Isu Abadi"
Menkeu Purbaya membantah kabar akan menggantikan Gubernur BI dan menegaskan KSSK sudah mengantisipasi sentim...
IHSG Turun 0,60% ke 6.141,97 pada Akhir Sesi I — 29 Juli 2026
IHSG melemah 0,60% ke 6.141,97 pada akhir sesi I, dipengaruhi sinyal The Fed dan kinerja sektor perbankan ya...
Tata Kelola Danantara Transparan Perkuat Stabilitas Ekonomi
Arief Poyuono minta pengelolaan Danantara transparan dan berbasis kebijakan makro kuat untuk perkuat stabili...
Rupiah Melemah ke Rp18.104, Sentimen Pasar Kian Rawan
Rupiah dibuka melemah 0,12% ke Rp18.104 per USD pada 29 Juli 2026. Tekanan datang dari prospek AS-Iran, penu...