Prancis, Inggris, Spanyol Jadi Skuad Termahal Piala Dunia 2026
Prancis, Inggris, dan Spanyol tercatat sebagai tiga negara dengan nilai pasar skuad tertinggi menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Penilaian ini didasarkan pada valuasi pemain yang dirilis sejumlah lembaga pemantau pasar transfer, menjelang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Negara dengan nilai skuad tertinggi
Data valuasi menempatkan Prancis di posisi teratas dengan total nilai skuad sekitar 1,5 miliar euro. Inggris mengikuti di peringkat kedua dengan nilai lebih dari 1,3 miliar euro, sedangkan Spanyol berada di urutan ketiga dengan nilai di atas 1,2 miliar euro.
Hanya ketiga negara ini yang memiliki nilai skuad melampaui 1 miliar euro. Portugal menempati posisi berikutnya dengan nilai kira-kira 1 miliar euro.
Pemain bernilai tinggi dan skuad terendah
Tingginya nilai skuad dipengaruhi kehadiran sejumlah pemain bintang. Contohnya, gelandang muda Inggris Jude Bellingham dinilai sekitar 180 juta euro, menjadikannya salah satu pemain paling berharga di turnamen.
Sebaliknya, peserta dengan nilai skuad terendah adalah Curaçao, dengan estimasi nilai total sekitar 25–30 juta euro. Data ini memperlihatkan jurang nilai antar-negara peserta.
Pandangan FIFA tentang nilai pasar
FIFA menegaskan bahwa angka valuasi tidak menjamin hasil di lapangan. Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan bahwa kualitas pertandingan lebih ditentukan oleh performa tim selama turnamen.
"Tidak ada lagi tim kecil dan tim besar. Level persaingan kini sangat seimbang."
"Ada banyak tim yang sangat bagus di seluruh dunia yang memiliki kualitas untuk bermain di Piala Dunia dan tampil sangat baik."
Proyeksi total nilai pasar dan implikasi
Total nilai pasar seluruh skuad peserta diperkirakan mencapai lebih dari 17,5 miliar euro, rekor tertinggi dalam sejarah Piala Dunia. Ekspansi menjadi 48 tim pada 2026 mendapat dukungan dari FIFA yang menilai penambahan peserta tidak menurunkan kualitas kompetisi.
Meskipun nilai pasar mencerminkan kualitas individu, turnamen ini akan menjadi ujian nyata bagi tim-tim yang unggul di atas kertas. Hasil akhir akan bergantung pada taktik, kebugaran, dan kemampuan memanfaatkan peluang selama 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Baker 5 Gol: Indonesia Diminta Tak Bergantung Jelang Lawan Thailand
Mitch Baker cetak lima gol kontra Bangladesh, tapi pengamat minta Timnas tak bergantung satu striker jelang...
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...