Olahraga

Sinner Juara Italian Open 2026, Raih Career Golden Masters

Bagikan:
Jannik Sinner merayakan gelar Italian Open 2026 di Foro Italico, Roma

Jannik Sinner menorehkan sejarah setelah menjadi juara Italian Open 2026 usai mengalahkan Casper Ruud 6-4, 6-4 pada Minggu, 17 Mei 2026 di Foro Italico, Roma. Kemenangan ini membuatnya jadi petenis Italia pertama yang merebut gelar Roma sejak 1976 dan melengkapi Career Golden Masters.

Ringkasan pertandingan

Sinner, peringkat satu dunia, menyelesaikan final dalam waktu 1 jam 44 menit. Ia menang dua set langsung, masing-masing 6-4. Di awal set pertama Sinner sempat tertinggal 0-2 karena agresivitas Ruud, namun kemudian mengambil kendali permainan.

Detail momen penentu

Dukungan penonton di Campo Centrale menjadi faktor penting. Sinner mematahkan servis Ruud pada kedudukan 4-4 untuk merebut set pembuka. Pada set kedua, Sinner mendominasi lewat pukulan backhand keras menyilang yang sering memecah ritme lawan.

"Saya sangat bahagia karena sudah 50 tahun petenis Italia tidak menjuarai turnamen ini. Pertandingannya penuh tekanan, tetapi saya sangat senang dengan hasil akhirnya,"

Sejarah dan rekor

Kemenangan ini membawa beberapa catatan penting. Sinner menjadi petenis Italia pertama yang juara di Roma sejak Adriano Panatta (1976). Ia juga meraih gelar ATP Masters 1000 keenam secara beruntun musim ini dan menyelesaikan koleksi gelar Masters di sembilan turnamen berbeda, sehingga memenuhi syarat Career Golden Masters.

Sinner kini menjadi petenis kedua dalam sejarah yang meraih pencapaian ini, setelah Novak Djokovic yang lebih dulu menuntaskan koleksi tersebut pada 2018 di Cincinnati.

"Saya harus mengucapkan selamat kepada Jannik atas gelar pertamanya di sini. Apa yang dilakukannya musim ini sangat sulit dijelaskan dengan kata-kata,"

Dampak dan prospek ke depan

Kemenangan di Roma memperpanjang rekor Sinner pada ajang ATP Masters 1000 menjadi 34 kemenangan beruntun. Modal ini penting menjelang Grand Slam tanah liat, Roland Garros, yang dimulai 27 Mei 2026. Sinner sempat meragukan kondisi fisiknya sebelum final, tetapi ia tampil meyakinkan setelah melewati semifinal berat melawan Daniil Medvedev.

Dengan momentum dan rekor yang menguat, Sinner kini dipandang sebagai favorit kuat pada Roland Garros. Prestasinya juga memberi angin segar bagi tenis Italia yang sudah menantikan gelar di Roma selama setengah abad.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait