Ekonomi

SIER Gaet Investor Taiwan Lewat Promosi Kawasan Industri Baru

Bagikan:
Delegasi SIER mempresentasikan kawasan industri di forum investasi Taipei

PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) aktif mempromosikan kawasan industrinya kepada sekitar 100 investor dan pelaku usaha asal Taiwan pada Indonesia Business and Networking Forum 2026 di Taipei. Tujuannya jelas: menarik modal asing dan memperkenalkan kesiapan infrastruktur serta rencana pengembangan kawasan industri di Jawa Timur.

Promosi dan pertemuan di Taipei

Forum yang diselenggarakan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei mempertemukan investor Taiwan dengan pemangku kepentingan dari Indonesia. Delegasi SIER memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkuat sinergi dengan KDEI Taipei dan Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Taipei.

Fasilitas dan teknologi pendukung

Dalam presentasinya, SIER menonjolkan fasilitas pendukung investasi, antara lain instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terpadu, pemanfaatan energi terbarukan lewat panel surya, penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan layanan digital untuk mempermudah proses investasi.

Teknologi virtual juga disorot. Menurut SIER, pemanfaatan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) memungkinkan calon investor melihat kondisi kawasan secara virtual tanpa kunjungan fisik.

"Taiwan merupakan salah satu mitra strategis Indonesia dalam sektor industri dan manufaktur. Melalui forum ini, kami ingin menunjukkan bahwa SIER tidak hanya menawarkan kawasan industri yang siap investasi, tetapi juga menghadirkan ekosistem industri yang semakin modern, berkelanjutan, dan mampu mendukung pertumbuhan bisnis investor dalam jangka panjang."

Rencana pengembangan kawasan

Selain fasilitas yang sudah tersedia, SIER memaparkan rencana pengembangan kawasan industri baru di beberapa wilayah potensial Jawa Timur. Langkah ini dirancang untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan lahan industri dan memperkuat daya saing investasi regional.

"Kami terus melakukan transformasi, mulai dari penguatan infrastruktur pendukung, pengelolaan lingkungan melalui IPAL terpadu, hingga pengembangan kawasan baru yang akan memperluas pilihan lokasi investasi di Jawa Timur. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen SIER untuk menjadi kawasan industri yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan."

Benchmarking ke Hsinchu Science Park

Delegasi SIER juga melakukan kunjungan benchmarking ke Hsinchu Science Park (HSP), pusat industri teknologi tinggi di Taiwan. Dari kunjungan itu, SIER mempelajari model pengembangan berbasis inovasi yang melibatkan kolaborasi pemerintah, universitas, dan dunia usaha.

"Model seperti inilah yang ingin kami adaptasi secara bertahap agar SIER mampu menjadi kawasan industri modern yang memiliki daya saing global."

Daya tarik ekonomi dan tindak lanjut

Kepala KDEI Taipei menilai kondisi ekonomi Indonesia menunjukkan tren positif, yang menjadi daya tarik bagi investor. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 5,11 persen sepanjang 2025 dan naik menjadi 5,61 persen pada kuartal I-2026. Realisasi investasi pada semester pertama 2026 mencapai sekitar US$2,2 miliar melalui lebih dari 9.300 proyek.

Forum juga membahas isu strategis seperti peluang hilirisasi, potensi ekspor, regulasi perpajakan, fasilitas Golden Visa, dan kemudahan berusaha. Sebagai tindak lanjut, investor Taiwan diundang menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City untuk memperkuat kerja sama investasi dan perdagangan.

Dengan kombinasi promosi internasional, adopsi teknologi, dan rencana perluasan lahan, SIER berharap meningkatkan keterlibatan investor Taiwan dan mempercepat transformasi kawasan industri menjadi lebih inovatif dan berkelanjutan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait