Shai Gilgeous-Alexander Pertahankan Gelar MVP NBA 2025-2026
Shai Gilgeous-Alexander kembali meraih gelar Most Valuable Player NBA untuk musim 2025-2026, memantapkan diri sebagai pemenang berturut-turut setelah tampil konsisten sepanjang musim reguler bersama Oklahoma City Thunder.
Keputusan dan perolehan suara
Dalam pemungutan suara MVP, Gilgeous-Alexander unggul dari Victor Wembanyama (San Antonio Spurs) dan Nikola Jokic (Denver Nuggets). Ia meraih 83 suara pilihan pertama dari sekitar 100 jurnalis dan penyiar di Amerika Utara, dengan total 939 poin.
Nikola Jokic berada di posisi kedua dengan 10 suara pilihan pertama, sedangkan Victor Wembanyama menempati urutan ketiga dengan lima suara pilihan pertama.
Performa musim reguler
Selama 68 laga musim reguler 2025-2026, Shai mencatat rata-rata 31,1 poin, 6,6 assist, dan 4,3 rebound per pertandingan. Statistik ini menjadi dasar utama penilaian jurnalis terhadap konsistensinya.
Penampilan pemain asal Kanada itu turut mengangkat Thunder menjadi tim terbaik di Wilayah Barat dengan catatan 64 kemenangan. Hasil ini menunjukkan kontribusi besar Shai dalam performa tim secara keseluruhan.
Sejarah dan konteks
Dengan prestasi ini, Gilgeous-Alexander menjadi pemain ke-14 dalam sejarah NBA yang mampu meraih gelar MVP secara beruntun. Ia juga tercatat sebagai pemain kedua di posisi guard yang mempertahankan MVP, menyusul Stephen Curry yang sukses pada 2014-2015 dan 2015-2016.
Keberhasilan Shai menambah panjang dominasi pemain internasional dalam perebutan gelar MVP; pemain Amerika Serikat terakhir yang memenangkan penghargaan ini adalah James Harden pada 2018.
Dampak tim dan langkah selanjutnya
Gilgeous-Alexander menyatakan dukungan rekan setim sebagai faktor kunci di balik pencapaiannya musim ini. Ia menilai kekompakan ruang ganti membantu tim melewati panjangnya jadwal NBA.
Musim lalu, Shai juga membawa Oklahoma City Thunder menjadi juara NBA. Setelah penutupan musim reguler, Thunder dijadwalkan menghadapi San Antonio Spurs pada babak final Wilayah Barat.
Implikasi
Kemenangan MVP berturut-turut ini mengukuhkan posisi Shai sebagai wajah baru dominasi internasional di level individu. Keputusan pemungutan suara juga menegaskan bahwa performa statistik dan keberhasilan tim tetap menjadi kriteria utama penilaian.
Berita Terkait
Aldila/Vera Melaju ke Semifinal Maroko Open 2026
Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva melaju ke semifinal Maroko Open 2026 setelah menang dramatis 6-4, 6-7(9),...
Janice Tjen Tersingkir di 16 Besar Maroko Open 2026
Janice Tjen kalah dari Camila Osorio 3-6, 6-3, 0-6 dan tersingkir di babak 16 besar Maroko Open 2026 di Raba...
Dewa United Tundukkan Chinggis Broncos 95-53 di BCL Asia-East
Dewa United buka Final 6 BCL Asia-East 2026 dengan kemenangan telak 95-53 atas Chinggis Broncos di Johor Bah...
Aston Villa Juara Liga Europa, Emery Puas dengan Performa Tim
Unai Emery memuji pemain dan suporter setelah Aston Villa menang 3-0 atas SC Freiburg di final Liga Europa,...
Cale Makar Potensi Absen di Final Wilayah Barat
Cale Makar absen latihan 20 Mei 2026; statusnya dipertanyakan menjelang Final Wilayah Barat melawan Vegas Go...
Vancouver Canucks Pecat Adam Foote, GM Janji Buka Arah Baru
Vancouver Canucks memecat pelatih kepala Adam Foote pada 20 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya rekonstruksi...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!