Rupiah Sentuh Rp17.500, Komisi XI: Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Rupiah menyentuh level Rp17.500, namun Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan berbeda dari krisis 1998. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026, menyusul pelemahan nilai tukar terhadap dolar AS yang memicu kekhawatiran publik.
Respons DPR: Fundamental Ekonomi Kuat
Misbakhun menegaskan angka psikologis seperti Rp17.000 pernah muncul pada masa pemerintahan terdahulu dan menjadi salah satu pemicu krisis moneter 1998. Namun ia menilai kondisi saat ini tidak sebanding dengan era tersebut karena struktur ekonomi lebih solid.
"Inilah yang harus dijaga oleh Bank Indonesia (BI) walaupun situasi sekarang sangat berbeda dengan 1998. Fundamental kita sangat kuat saat ini dan struktur ekonomi kita juga sangat lebih kuat dibandingkan periode-periode tersebut," kata Ketua DPP Golkar ini.
Desakan ke Bank Indonesia
Misbakhun mendorong Bank Indonesia mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Ia mengingatkan, jika pelemahan berlangsung berkepanjangan, kepercayaan masyarakat terhadap BI berisiko menurun.
"Kalau berkepanjangan, terus-menerus bisa mempengaruhi kepercayaan masyarakat kepada institusi Bank Indonesia. Karena dianggap tidak bisa menjaga atau mempertahankan nilai tukar rupiah pada posisi yang sebenarnya," ucapnya.
Siapa yang Terpengaruh?
Menurut Misbakhun, dampak pelemahan rupiah tidak merata. Kelompok yang paling terdampak adalah pelaku transaksi impor dan masyarakat yang menggunakan dolar dalam kegiatan ekonomi tertentu.
- Perusahaan yang bergantung pada bahan baku impor.
- Pelaku perdagangan internasional dan wisatawan mampu.
- Masyarakat di pedesaan relatif tidak terpengaruh langsung.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengendalikan impor komoditas yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi agar tekanan pada rupiah dapat diminimalkan.
Reaksi Presiden Prabowo
Pernyataan Misbakhun datang setelah Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak panik terhadap pelemahan rupiah. Prabowo berbicara pada acara peresmian Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
"Saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya nggak mengerti ya, sebentar-sebentar Indonesia akan kolaps, akan chaos, akan apa?. Rupiah begini, dolar begini, orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok, ya kan?," ujar Presiden Prabowo.
Prabowo menegaskan ketahanan pangan dan energi Indonesia aman, dan menyatakan negara berada dalam posisi yang relatif tenang dibandingkan negara lain yang panik.
Implikasi dan Langkah Ke Depan
Pelemahan rupiah hingga Rp17.500 memunculkan tekanan psikologis publik dan kewajiban bagi otoritas moneter untuk bertindak. Pengawasan terhadap arus impor, komunikasi kebijakan yang jelas, dan langkah stabilisasi oleh Bank Indonesia menjadi kunci mencegah erosi kepercayaan.
Situasi ini menuntut sinergi antara pemerintah, otoritas moneter, dan pelaku ekonomi untuk menjaga stabilitas makro dan memastikan dampak pada sektor riil dapat diminimalkan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan
Pemerintah menyetujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan menjadi undang-undang pada Rapat Paripurna DP...
BGN Uji Sistem Prasmanan MBG di Kelas, Makanan Disajikan Hangat
BGN uji coba penyajian MBG secara prasmanan di kelas sejak 5 Oktober 2026 untuk menjaga makanan hangat dan m...
Airlangga Sebut Keunggulan Maung MV3 Garuda Limousine
Airlangga nilai Maung MV3 Garuda Limousine nyaman dengan kursi reclining, interior mewah, dan teknologi seta...
Hari Cerebral Palsy Sedunia 2026: Tema 'Unique and United' dan Sejarahnya
Hari Cerebral Palsy Sedunia diperingati 6 Oktober 2026 dengan tema Unique and United untuk dorong inklusi da...
MenPPPA Dorong Perlindungan Perempuan dalam RUU Ketenagakerjaan
MenPPPA Arifah Fauzi dorong penguatan perlindungan perempuan dan anak dalam RUU Ketenagakerjaan untuk cegah...
Pendaftar TKA 2026 Naik Hampir 10%, Capai 4,2 Juta
Pendaftar TKA 2026 naik hampir 10% menjadi 4,2 juta; 3,86 juta menyelesaikan pendaftaran. Tes digelar 26 Okt...