MenPPPA Dorong Ruang Bermain Anak Kurangi Ketergantungan Gawai
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi mendorong penyediaan ruang bermain dan interaksi langsung bagi anak untuk mengurangi ketergantungan pada gawai. Pernyataan itu disampaikan saat peresmian Kampung Dolanan Sidowayah, Kampung Pancasila, dan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Desa Sidowayah, Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Mengapa ruang bermain penting
Arifah menekankan bahwa ruang bermain berperan melatih kemampuan beradaptasi, kerja sama, sportivitas, dan interaksi sosial anak. Ia menilai permainan tradisional memberi kesempatan aktualisasi diri yang tidak bisa digantikan oleh gawai.
"Anak-anak ini butuh aktualisasi diri. Dengan gawai, anak bisa memperlakukan dirinya sesuai keinginannya dan selalu menjadi pemenang,"
Menurut MenPPPA, ruang bermain memungkinkan anak menghadapi perbedaan, belajar menerima kekalahan, dan membangun keterampilan sosial secara langsung.
Dampak ketergantungan gawai pada interaksi sosial
Arifah mengingatkan bahwa kebiasaan menggunakan gawai secara berlebihan mengubah pola interaksi anak. Kebiasaan tersebut membuat anak terbiasa menang sendiri dan sulit menerima kekalahan saat berhadapan langsung dengan teman sebaya.
"Ketika berhadapan langsung, anak sulit beradaptasi karena terbiasa ingin menang dan tidak menerima kekalahan. Kebiasaan bermain gawai membuat anak kurang terlatih menghadapi perbedaan dan membangun interaksi sosial bersama teman,"
Imbasnya, komunikasi dan kerja sama antar anak berisiko terganggu jika ruang interaksi nyata tidak disediakan cukup luas.
Kampung Dolanan Sidowayah dan kolaborasi lintas pihak
Kampung Dolanan Sidowayah menghadirkan permainan tradisional dan edukatif yang dirancang untuk melatih kreativitas, kerja sama, serta kemampuan sains anak. MenPPPA mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam inisiatif ini.
- Pemerintah daerah
- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS)
- BPIP
- Kemendiktisaintek
- Dunia usaha
"Kami membuktikan kolaborasi dan sinergi luar biasa berbagai pihak untuk mencetak generasi muda penentu masa depan Indonesia. Sinergi ini menunjukkan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang dan potensi anak,"
Pelatihan keterampilan dan pengembangan ekonomi lokal
Selain ruang bermain, Kementerian PPPA bersama PT Mustika Ratu Tbk menggelar pelatihan pijat dan affiliator di kawasan Umbul Siblarak. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat, terutama perempuan, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui sektor wellness tourism.
Inisiatif tersebut memperlihatkan pendekatan ganda: mendukung perkembangan anak dan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Dengan model kolaborasi seperti di Sidowayah, pemerintah berharap lebih banyak daerah menciptakan ruang bermain serupa untuk menyeimbangkan penggunaan gawai dan interaksi sosial langsung anak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...