Gempa NTT Rusak 12 Gudang Bulog, Fokus Perbaikan di Ruteng
Perum BULOG melaporkan sekitar 12 gudang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama kerusakan pada dinding dan pintu. Informasi disampaikan Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, di Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026. Kerusakan paling banyak tercatat di wilayah Ruteng, namun struktur utama gudang dinyatakan masih aman.
Kerusakan dan penyebab
Kerusakan yang terjadi umumnya berupa retak dan jebol pada dinding, serta beberapa pintu gudang yang rusak sehingga butuh perbaikan. Menurut keterangan BULOG, pergerakan tumpukan beras di dalam gudang saat guncangan membuat dinding terdorong ke kanan dan kiri.
"(Wilayah -red) Ruteng ini ada gudang-gudang kami yang mengalami kerusakan cukup sedang, strukturnya tidak rusak. Yang rusak hanya dindingnya," ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Beberapa dinding menggunakan material seng bukan beton, sehingga lebih rentan terhadap guncangan dan ada bagian yang sampai jebol. Meski demikian, pihak BULOG menilai struktur utama gudang tidak mengalami kerusakan berat.
Tindakan cepat BULOG
Untuk mempercepat penanganan, BULOG sudah mengirim Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) ke lokasi terdampak. Tim lapangan ditugaskan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan pada gudang yang terindikasi rusak.
- Identifikasi gudang terdampak dan tingkat kerusakan.
- Perbaikan dinding dan pintu yang mengalami kerusakan sedang.
- Pengaturan ulang tumpukan stok beras untuk mencegah tekanan pada sisi dinding.
Dampak pada stok dan distribusi
BULOG menyatakan akan mengatur distribusi stok secara bertahap. Langkah ini dimaksudkan untuk mengantisipasi keterbatasan kapasitas penyimpanan pada gudang yang terdampak dan mencegah penumpukan beras.
Dengan penjadwalan distribusi, suplai beras di daerah sekitar diupayakan tetap lancar sambil menunggu perbaikan fisik gudang selesai.
Prognosis dan langkah selanjutnya
Pihak BULOG menegaskan perbaikan difokuskan pada komponen yang terdampak untuk menjaga kelancaran logistik pangan. Pemantauan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan tidak ada risiko kerusakan struktural yang terlewat.
Upaya perbaikan dan pengaturan distribusi diharapkan menyelesaikan masalah kapasitas penyimpanan sementara, sehingga pasokan beras tetap terjaga bagi masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...