RSJ Ildrem Medan Luncurkan Telekonseling dan Daycare Rehab
Medan, Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem Medan menghadirkan layanan telekonseling berbasis digital dan program daycare rehabilitation untuk memperluas akses layanan kesehatan jiwa di Sumatera Utara. Pengumuman ini disampaikan pada temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (16/7).
Telekonseling: konsultasi psikologi tanpa harus hadir
Direktur RSJ Prof. Dr. M. Ildrem, Sri Suriani Purnamawati, menjelaskan bahwa telekonseling memberi kemudahan bagi masyarakat yang kesulitan datang langsung ke rumah sakit. Layanan ini memungkinkan konsultasi psikolog secara daring sehingga memperluas jangkauan pelayanan.
“Telekonseling ini konsultasi berbasis digital. Layanan psikologi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan jiwa.
Tanpa harus datang ke rumah sakit bisa mendapatkan layanan psikologi,” kata Sri Suriani.
Menurut Sri Suriani, layanan digital juga diharapkan mampu menekan stigma yang selama ini membuat sebagian orang enggan memeriksakan kondisi jiwanya. Dengan akses jarak jauh, pasien dapat memulai perawatan lebih cepat dan lebih privat.
Daycare rehabilitation: rehabilitasi psikososial tanpa rawat inap
Selain telekonseling, RSJ mengembangkan program daycare rehabilitation sebagai bagian dari rehabilitasi psikososial. Program ini dirancang agar pasien tidak harus menjalani rawat inap; mereka cukup hadir pada pagi hari untuk mengikuti aktivitas terstruktur.
Kegiatan di daycare disesuaikan dengan kebutuhan dan minat pasien untuk meningkatkan kemampuan sosial dan kemandirian. Contoh aktivitas yang disediakan antara lain:
- Pembinaan kerohanian, pengajian, dan kebaktian;
- Pelatihan keterampilan sesuai minat, seperti melukis;
- Latihan aktivitas sehari-hari untuk mendukung kemandirian sosial.
“Ketika daycare rehabilitation ada kegiatan-kegiatan kerohanian, pengajian, kebaktian dan kegiatan keterampilan. Jadi misalnya pasien yang punya hobi melukis ya melukis,” ujar Sri Suriani.
Layanan pendukung dan akreditasi
Untuk mendukung akses, RSJ Prof. Dr. M. Ildrem juga menyediakan layanan antar-jemput bagi pasien yang membutuhkan. Menurut penjelasan rumah sakit, program antar-jemput tersebut telah berjalan untuk membantu pasien yang kesulitan menjangkau fasilitas.
Sebagai tambahan, RSJ Prof. Dr. M. Ildrem telah meraih akreditasi Paripurna, sebagai pengakuan bahwa pelayanan memenuhi standar mutu kesehatan jiwa yang ditetapkan.
Implikasi dan ke depan
Langkah digitalisasi layanan dan model rehabilitasi non-rawat inap ini diharapkan memperluas akses dan menurunkan hambatan mencari perawatan mental. Ke depan, keberlanjutan program akan bergantung pada pemantauan kualitas layanan, pelatihan tenaga psikologi, dan sosialisasi agar masyarakat lebih cepat memanfaatkan opsi penanganan kesehatan jiwa.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...