Politisi Minta Inspektorat Tindak ASN Terlibat Judi Online di Medan
Medan — Anggota Komisi I DPRD Medan, Saipul Bahri, meminta Wali Kota Medan dan Inspektorat menindak tegas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat judi online dan penyalahgunaan narkoba. Pernyataan itu disampaikan saat memberi tanggapan terkait informasi keterlibatan oknum ASN pada Rabu (15/7). Menurut Saipul, aksi tegas penting untuk menciptakan efek jera dan menjaga kualitas pelayanan publik.
Permintaan penyelidikan dan sanksi
Saipul menegaskan perlu ada penyelidikan menyeluruh terhadap laporan keterlibatan ASN di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan. Jika terbukti, ia meminta agar pelaku mendapat sanksi tegas tanpa pandang bulu. Tujuannya adalah menjaga integritas birokrasi dan mencegah praktik yang merugikan masyarakat.
"Ada saja informasi, keterlibatan oknum di sejumlah OPD Pemko Medan dengan judol bahkan Narkoba. Untuk itu, kita minta supaya dilakukan penyelidikan berikut sanksi tegas,"
Alasan dan dampak
Politisi Partai NasDem itu menjelaskan, keterlibatan ASN dalam judi online atau narkoba dapat merusak kinerja dan disiplin aparatur. Dampak ekonomi bagi keluarga ASN juga disebutnya signifikan, disertai potensi gangguan produktivitas kerja. Selain itu, Saipul menyoroti kemungkinan terjadinya penyalahgunaan waktu maupun anggaran akibat perilaku tersebut.
"Kalau ada yang terlibat supaya ditindak tegas. Karena sangat berdampak buruk terhadap kinerja sebagai pelayan masyarakat,"
Pengawasan pimpinan OPD
Saipul meminta seluruh pimpinan OPD meningkatkan pengawasan internal untuk mencegah bawahan terjerumus pada praktik terlarang. Ia menekankan bahwa pimpinan yang terbukti melindungi pelaku juga harus mendapat sanksi. Menurutnya, Inspektorat punya peran sentral dalam menegakkan disiplin dan aturan di lingkungan Pemko Medan.
"Begitu juga terhadap pimpinan OPD yang terbukti melindungi bawahannya supaya ikut diberi sanksi. Inspektorat diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, membantu Wali Kota penegakan disiplin dan aturan,"
Ajakan pelaporan ke aparat
Saipul mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya ASN yang terlibat judol atau narkoba. Laporan bisa disampaikan ke aparat penegak hukum, Inspektorat, atau kepolisian. Langkah ini menurutnya penting untuk mempercepat proses penindakan dan mengembalikan kepercayaan publik.
Dengan tekanan publik dan pengawasan internal yang ditingkatkan, diharapkan proses penegakan disiplin berjalan lebih cepat. Pemeriksaan dan sanksi yang transparan dipandang perlu agar aparat kembali fokus pada pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kapolres Langkat Berganti: Plt. Bupati Hadiri Pisah Sambut
Plt. Bupati Langkat hadiri pisah sambut Kapolres Langkat pada 15 Juli, mengapresiasi kinerja AKBP David dan...
TMMD 2026 Buka Jalan 5,3 Km di Humbahas Percepat Akses dan Ekonomi
TMMD 2026 di Humbang Hasundutan membuka akses jalan 5,3 km Sijarango–Pusuk II untuk atasi keterisolasian dan...
Siswi SD Labuhanbatu Raih Emas dan Top Score ASMC 2026
Caroline Cicilia Nababan, siswi SD Negeri 18 Labuhanbatu, meraih medali emas dan Top Score pada ASMC Global...
Polsek Siantar Marihat Gelar Police Go To School di SMAN 1
Polsek Siantar Marihat menggelar Police Go To School di SMAN 1 untuk memberi Wasbang dan mencegah kenakalan...
Polres Siantar Tangkap Residivis Pemilik Sabu 3,12 Gram
Polres Siantar menangkap residivis Zu (60) pada Rabu (15/7) di Jalan Rakutta Sembiring; disita 3,12 gram sab...
Polda Sumut Tembak DPO Narkoba dan Dua Pelaku Curanmor Diringkus
Polda Sumut menembak dan menangkap DPO bandar narkoba di Riau; Resmob Polrestabes Medan juga menembak dua pe...