TMMD 2026 Buka Jalan 5,3 Km di Humbahas Percepat Akses dan Ekonomi
Doloksanggul, Humbang Hasundutan — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 difokuskan membuka akses jalan sepanjang 5,3 kilometer yang menghubungkan Sijarango, Kecamatan Pakkat, dengan Pusuk II, Kecamatan Parlilitan. Pembukaan jalan dan serangkaian pembangunan pendukung dimulai pada pembukaan TMMD di Lapangan Sijarango, Rabu (15/7).
Rincian proyek fisik
Selain pembukaan jalan, kegiatan TMMD mencakup beberapa pekerjaan fisik utama. Pengerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas dan fasilitas dasar masyarakat di desa terdampak.
- Lima unit gorong-gorong;
- Lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang akan dibangun;
- Lima unit sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih;
- Rehabilitasi lima bilik MCK;
- Rehabilitasi satu unit rumah ibadah.
Manfaat yang diharapkan
Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan, menyatakan program itu akan membuka keterisolasian wilayah. Menurutnya, jalan baru akan memperlancar transportasi warga dan mempercepat distribusi hasil pertanian ke pasar.
"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, disiplin, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat,"
Oloan menekankan bahwa manfaat proyek bersifat jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek diharapkan ada perbaikan aksesibilitas. Jangka panjangnya, infrastruktur ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kolaborasi pemerintah dan masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga untuk mendukung kegiatan TMMD. Dukungan itu penting agar semua sasaran fisik dan nonfisik selesai tepat waktu dan memberi manfaat maksimal.
Pelaksanaan TMMD juga dimaksudkan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja bersama dan kegiatan nonfisik yang menyasar aspek sosial kemasyarakatan.
Implikasi dan tindak lanjut
Dengan dibukanya akses Sijarango–Pusuk II, aksesibilitas antar desa diperkirakan meningkat. Hal ini berpotensi menurunkan biaya logistik pertanian dan membuka peluang usaha baru bagi warga setempat.
Ke depan, keberhasilan proyek ini akan bergantung pada kelanjutan perawatan jalan dan fasilitas yang dibangun serta keterlibatan aktif masyarakat dalam pemanfaatan hasil pembangunan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Medan Perkuat Edukasi dan Deteksi Dini Kanker Payudara
Ketua TP PKK Medan dukung integrasi edukasi dan deteksi dini kanker payudara melalui Posyandu dan kolaborasi...
TP PKK Medan dan PKS Sinergi Perkuat Ketahanan Keluarga
TP PKK Medan dan PKS Medan sepakat sinergi program ketahanan keluarga, perlindungan anak, dan pencegahan nar...
Husni Gelar Sarasehan Kebangsaan di Medan, Jelaskan Peran MPR RI
H.M. Husni menggelar Sarasehan Kebangsaan di Medan (6/11) untuk menjelaskan peran, fungsi, dan kewenangan MP...
Workshop Keuangan Desa Simalungun Dorong Nagori Mandiri
BPKP Sumut gelar workshop di Simalungun (5/11/2026) untuk memperkuat tata kelola keuangan desa dan mendorong...
Polres Belawan Gagalkan 3.060 Cartridge Vape Diduga Mengandung Etomidate
Polres Pelabuhan Belawan menggagalkan 3.060 cartridge vape diduga mengandung etomidate di Medan; DPRD member...
Turnamen Voli Antar Kecamatan Meriahkan HUT ke-15 NasDem Samosir
DPD NasDem Samosir menggelar turnamen voli antar kecamatan 7–8 Nov 2026 di Pangururan, diikuti sembilan tim...