Lokal

Antrean BBM Masih Terjadi di Siantar dan Simalungun, Pengendara Rela Menunggu

Bagikan:
Antrean kendaraan di depan SPBU Pematangsiantar saat pengisian BBM

Pematangsiantar & Simalungun, 15 Juli — Antrean kendaraan untuk mengisi BBM masih terjadi di beberapa SPBU di Pematangsiantar dan Simalungun pada Rabu (15/7) hingga pukul 18.00 WIB. Pemantauan menunjukkan SPBU di Jalan Patuan Nagari, Kelurahan Sigulanggulang, Siantar Utara, serta SPBU Serbelawan di Simalungun, tetap melayani dari kendaraan roda empat hingga sepeda motor meski antrean berlangsung lama.

Kondisi antrean di Pematangsiantar

Di SPBU Jl. Patuan Nagari, petugas melayani setiap kendaraan secara bergantian. Antrean terlihat teratur meski barisan kendaraan sempat memanjang ke jalur masuk. Pengendara roda empat mendapatkan prioritas pengisian terlebih dahulu, setelah itu giliran kendaraan lain termasuk sepeda motor.

Situasi serupa di Simalungun

Di SPBU Serbelawan, Simalungun, kondisi hampir sama. Proses pengisian BBM berlangsung normal untuk berbagai jenis kendaraan. Meskipun demikian, beberapa pengendara memilih tetap mengantri lama karena kekhawatiran stok yang tidak menentu.

Respons pengendara

Seorang pengendara bermarga Purba mengatakan mereka rela menunggu hingga sekitar satu jam supaya tidak kehabisan bahan bakar. Demikian pula pemilik kendaraan bermarga Damanik menyebutkan dirinya memilih antre daripada mengambil risiko tidak mendapatkan BBM saat diperlukan.

Dampak dan kelola antrean

Antrean panjang berpotensi menimbulkan kemacetan lokal, terutama pada jam sibuk. Petugas SPBU tampak mengatur alur kendaraan untuk memperlancar proses pengisian dan mengurangi gangguan lalu lintas. Hingga laporan ini dibuat, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan stok atau penambahan pasokan di wilayah tersebut.

Pengendara diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas SPBU. Jika antrean panjang berlanjut, masyarakat disarankan merencanakan pengisian bahan bakar di luar jam puncak untuk mengurangi waktu tunggu dan kepadatan kendaraan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait