Teleskop Nancy Grace Roman Terisi Bahan Bakar, Meluncur 30 Agustus 2026
NASA menyelesaikan pengisian bahan bakar untuk Teleskop Nancy Grace Roman di Kennedy Space Center pada 25 Juli 2026, menandai langkah akhir sebelum peluncuran yang ditargetkan pada 30 Agustus 2026. Wahana itu diisi sekitar 290 galon hidrazin dan akan dipasang ke tahap atas roket lalu dibungkus payload fairing sebelum diluncurkan menggunakan Falcon Heavy.
Proses pengisian dan persiapan peluncuran
Pengisian propelan dilakukan sebagai bagian dari serangkaian pemeriksaan akhir di fasilitas persiapan. Setelah terisi, Roman akan dipasang pada tahap atas roket, kemudian dilindungi oleh payload fairing untuk perjalanan ke orbit target. NASA dan SpaceX menargetkan peluncuran lebih cepat sembilan bulan dari jadwal awal.
Tujuan perjalanan ke titik Lagrange
Setelah peluncuran, Roman akan menggunakan bahan bakar untuk manuver menuju titik Lagrange Matahari-Bumi ke-2 (L2), yang berjarak sekitar 1 juta mil (±1,6 juta kilometer) dari Bumi. Lokasi ini dipilih karena menyediakan lingkungan yang relatif stabil untuk pengamatan astronomi dan memudahkan pengaturan orientasi observatorium.
Di L2, propelan dipakai untuk menggerakkan pendorong kecil yang menjaga orbit dan stabilitas teleskop. Selain itu, sistem kendali akan memastikan panel surya selalu menghadap Matahari sebagai sumber daya utama selama operasi.
Masa operasi dan potensi perpanjangan
NASA menetapkan masa misi utama Roman selama lima tahun. Cadangan bahan bakar yang ada diperkirakan memungkinkan kemungkinan perpanjangan misi hingga lima tahun tambahan, jika kondisi teknis dan ilmiah mendukung.
Target ilmiah: eksoplanet dan energi gelap
Para ilmuwan berharap Roman dapat menemukan ribuan eksoplanet baru, termasuk kandidat yang memiliki karakteristik mirip Bumi. Selain pencarian planet, teleskop ini juga dirancang untuk membantu mengungkap misteri energi gelap, faktor yang diduga mempercepat laju ekspansi alam semesta.
Dengan kombinasi kemampuan pengamatan dan posisi di L2, Roman diharapkan memberi kontribusi penting bagi studi planet di luar tata surya dan kosmologi dalam beberapa tahun mendatang.
Peluncuran akhir Agustus 2026 menjadi momen krusial bagi program observasi antariksa, membuka peluang penemuan dan penelitian yang dapat memperdalam pemahaman tentang planet dan struktur alam semesta.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Peringatan 50 Tahun Enterprise, Cikal Bakal Pesawat Ulang-Alik
NASA memperingati 50 tahun Enterprise OV-101, pesawat prototipe yang membuka jalan bagi teknologi pesawat ul...
Indonesia Butuh Verifikasi Identitas dan Perlindungan Data yang Kuat
Ahli mendesak penguatan verifikasi identitas dan perlindungan data pribadi seiring layanan publik beralih ke...
iPhone 18 Pro, Pro Max dan Duo Kantongi 40% TKDN
Tiga model iPhone — 18 Pro, 18 Pro Max, dan iPhone Duo — tercatat memiliki 40% TKDN, langkah awal menuju pen...
Evaluasi Pemerintah: Roblox Paling Progresif Lindungi Anak, X dan Meta Kritis
Pemerintah nilai kemajuan perlindungan anak di platform digital tak merata; Roblox paling progresif, X dan M...
IHCBS 2026 Dorong AI Berpusat pada Manusia untuk Produktivitas
IHCBS 2026 di Tangerang menekankan kebijakan dan praktik AI berpusat pada manusia untuk meningkatkan produkt...
BRIN Pantau Anak Krakatau: Tidak Ditemukan Potensi Tsunami
BRIN: peningkatan aktivitas Anak Krakatau awal Sept 2026 belum memicu anomali muka air yang menunjukkan pote...