Rizki Ridho Dipilih Pemain Jadi Kapten Timnas untuk FIFA Matchday
Rizki Ridho resmi ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Matchday Juni 2026. Keputusan itu diambil langsung oleh para pemain pada sesi latihan di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.
Pemain yang menentukan kapten
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan pemilihan kapten bukan kewenangannya. Herdman menyatakan skuad diberikan kebebasan memilih pemimpin mereka.
"Pemain yang memilih Kapten mereka, bukan keputusan pelatih,"
Herdman menjelaskan tugasnya berbeda, yakni menentukan taktik, memilih pemain, dan mendisiplinkan skuad jika diperlukan.
"Sebagai pelatih saya memilih taktik, memilih pemain, mendisiplinkan pemain jika perlu, dan bicara kepada media,"
Pelatih berusia 50 tahun itu kembali menekankan bahwa keputusan pemilihan kapten sepenuhnya di tangan pemain.
"Jadi bukan saya yang memilih kapten, tim yang memilih. Dan kali ini tim memilih Rizki Ridho sebagai kapten,"
Dukungan dari rekan setim
Penunjukan Ridho mendapat dukungan dari gelandang Timnas, Rayhan Hannan. Rayhan menilai pengalaman Ridho di tim senior membuatnya layak memimpin.
"Sangat baik, karena Mas Ridho di Timnas senior juga sudah lama. Dia bisa menjadi jembatan bagi semua pemain,"
Rayhan juga menggambarkan gaya kepemimpinan Ridho yang santai. Menurutnya, Ridho kerap bercanda sehingga menciptakan komunikasi yang lebih dekat antar pemain.
"Setiap pemimpin punya cara sendiri untuk berkomunikasi dengan pemain. Mas Ridho orang yang suka bercanda,"
Persiapan dan jadwal uji coba
Timnas Indonesia kini menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi dua laga uji coba pada FIFA Matchday Juni 2026. Kedua pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan.
- 5 Juni 2026: Indonesia vs Oman, pukul 20.00 WIB.
- 9 Juni 2026: Indonesia vs Mozambik, pukul 20.00 WIB.
Rizki Ridho diperkirakan akan memimpin skuad dalam dua laga tersebut sebagai kapten pilihan rekan-rekannya.
Implikasi dan prospek
Keputusan memberi kebebasan pada pemain untuk memilih kapten menunjukkan pendekatan kolegial dalam skuad. Langkah ini berpotensi memperkuat kohesi tim menjelang laga internasional yang akan menjadi tolok ukur kesiapan taktikal dan mental.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Baker 5 Gol: Indonesia Diminta Tak Bergantung Jelang Lawan Thailand
Mitch Baker cetak lima gol kontra Bangladesh, tapi pengamat minta Timnas tak bergantung satu striker jelang...
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...