Rico Waas Janji Tindaklanjuti Aspirasi Warga lewat WhatsApp
SIBOLANGIT, Medan — Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRD Medan lewat WhatsApp (WA). Pernyataan itu disampaikan saat membuka rapat kerja DPRD Medan di Sibolangit, Minggu (2/8), dan mendapat apresiasi dari anggota DPRD dr. Faisal Arbie.
Wali Kota buka jalur komunikasi via WhatsApp
Rico menegaskan kesediaannya untuk menindaklanjuti setiap laporan dan aspirasi yang masuk ke pesan pribadinya. Langkah ini dimaksudkan mempercepat penyelesaian masalah publik dan menjembatani komunikasi antara rakyat dan pemerintah kota.
"Jika ada masalah atau aspirasi masyarakat yang diterima di dapil masing-masing, WA saja saya. Akan kami bantu tindaklanjuti segera."
"Bapak/Ibu anggota dewan adalah bagian dari rakyat yang dipercaya oleh rakyat untuk membantu pembangunan di Kota Medan wajib kami sikapi," ujar Rico Waas.
Dukungan DPRD dan respon politikus
Anggota DPRD Medan, dr. Faisal Arbie dari Partai NasDem, mengapresiasi keterbukaan wali kota. Ia menyebut komunikasi langsung lewat WA sebagai langkah positif yang layak didukung dan dia akan menagih janji tindak lanjut tersebut.
"Kita tagih janji Wali Kota Medan, menyebut kesediannya akan segera menindaklanjuti segala aspirasi masyarakat Kota Medan. Baik secara langsung maupun lewat pesan WA," kata Faisal Arbie.
Tujuan sinergi dan prioritas penanganan
Rico mengajak DPRD memperkuat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi daerah dan menyelesaikan persoalan masyarakat. Ia menekankan perlunya pemerintahan yang responsif dan dekat dengan rakyat serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi.
Beberapa prioritas yang disebut adalah:
- Penanganan kemiskinan
- Peningkatan layanan pendidikan
- Perbaikan layanan kesehatan
"Mari kita maksimalkan semua potensi. Sama-sama kita berkontribusi mengatasi segala masalah terkait kemiskinan, pendidikan dan kesehatan," ujar Rico.
Konteks dan langkah ke depan
Langkah membuka jalur komunikasi melalui WhatsApp menunjukkan pergeseran menuju pemerintahan yang lebih cepat merespons. Jika dijalankan konsisten, mekanisme ini berpotensi mempercepat penyelesaian keluhan warga dan memperkuat pengawasan legislatif terhadap layanan publik.
Ke depan, efektivitas inisiatif ini bergantung pada kecepatan tindak lanjut kasus, transparansi proses penanganan, dan koordinasi antara Pemko Medan serta DPRD.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...