Politik

Komisi B Minta Pelibatan UMKM dalam Revitalisasi GOR Ganesha

Bagikan:

BATU — Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta pemerintah kota melibatkan pelaku UMKM dalam seluruh tahapan revitalisasi GOR Ganesha. Permintaan itu disampaikan pada Selasa, 21 Juli 2026, dengan penekanan agar pedagang lama mendapat prioritas kembali berjualan setelah penataan selesai.

Permintaan keterlibatan UMKM sejak perencanaan

Asmadi menyatakan Komisi B mendukung rencana revitalisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas olahraga di Kota Batu. Namun, dukungan tersebut harus disertai perlindungan terhadap warga yang menggantungkan penghasilan di kawasan sekitar GOR.

Ia meminta pemerintah membuka ruang dialog dengan para pedagang sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Menurut Asmadi, pelibatan UMKM sejak awal akan meminimalkan potensi konflik dan memastikan kebijakan lebih mengakomodasi kepentingan masyarakat.

"Kami mendukung penuh agar di Kota Batu ada fasilitas olahraga yang layak dan modern. Namun, aspek sosial dan ekonomi warga, khususnya pedagang UMKM di sekitar area, tetap harus menjadi perhatian utama,"

Skema relokasi dan kepastian bagi pedagang lama

Asmadi juga menyoroti pentingnya skema relokasi sementara yang layak bagi pedagang selama proses pembangunan berlangsung. Relokasi harus memungkinkan pelaku usaha mempertahankan aktivitas ekonomi dan penghasilan mereka.

Lebih jauh, ia menekankan perlunya jaminan bagi pedagang lama untuk dapat kembali menempati lokasi usaha setelah revitalisasi rampung. Kepastian itu dinilai krusial agar proyek tidak mengorbankan mata pencaharian warga.

"Jangan sampai pembangunan yang bertujuan baik ini justru mematikan usaha rakyat kecil. Pemerintah harus hadir memberi jaminan tempat representatif bagi UMKM, baik selama proses pembangunan berlangsung maupun setelah GOR ini beroperasi kembali,"

Peran pengawasan DPRD

Sebagai fungsi pengawasan, Komisi B berkomitmen mengawal proses revitalisasi sehingga hasilnya tak hanya bangunan lebih modern. Pengawasan dimaksud bertujuan agar proyek juga memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat lokal.

Asmadi menilai keberhasilan revitalisasi tidak hanya diukur dari kualitas fisik bangunan, melainkan dari sejauh mana pembangunan menjaga keberlangsungan usaha UMKM dan memperkuat perekonomian setempat.

Dengan permintaan tersebut, Komisi B meminta koordinasi lebih intensif antara Pemkot Batu, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lain agar revitalisasi GOR Ganesha berjalan inklusif dan berkelanjutan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait