DPR Pastikan Revitalisasi Desa Adat Sade Usai Kebakaran
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati memastikan revitalisasi Desa Adat Sade di Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, akan segera dilaksanakan setelah kebakaran pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Langkah itu diambil menyusul rusaknya puluhan bangunan tradisional dan dampak terhadap kehidupan warga serta pariwisata lokal.
Bantuan darurat dan rencana revitalisasi
Sari menyatakan telah mengoordinasikan upaya pemulihan dan menyerahkan bantuan awal untuk warga terdampak. Bantuan berupa Rp200 juta dan 100 paket sembako diserahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Saya sudah berkoordinasi agar revitalisasi pembangunan di Desa Adat Sade dapat segera dilakukan. Ini bukan sekadar musibah bagi satu desa, tetapi duka bagi kita semua,
Ia menambahkan bahwa bantuan lanjutan akan difasilitasi melalui program pemerintah pusat, dan layanan kesehatan untuk korban terdampak menjadi prioritas dalam penanganan pascakebakaran.
Penanganan di lokasi
Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, mengatakan petugas gabungan masih melakukan upaya pemadaman dan pembersihan sisa kebakaran hingga Minggu pagi. Tim yang turun meliputi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat setempat.
Hingga pagi hari ini petugas masih memadamkan kepulan asap sisa kebakaran,
Apakah akibat arus pendek listrik atau faktor lain, masih dalam penyelidikan,
Proses evakuasi material dan pembersihan lokasi terus berlangsung untuk mengurangi risiko dan mempermudah langkah pemulihan.
Kerusakan dan dampak
Kebakaran menghanguskan sekitar 120 bangunan di kawasan Desa Adat Sade. Sebagian besar bangunan adalah rumah tradisional berbahan kayu, bambu, bedek, dan beratap ilalang sehingga cepat terbakar.
Akibatnya, banyak rumah khas kini berubah menjadi puing. Meski demikian, petugas melaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Langkah selanjutnya
Pemulihan diarahkan untuk mengembalikan fungsi hunian dan menstabilkan sektor pariwisata yang menjadi sumber penghidupan warga. Revitalisasi akan melibatkan koordinasi antara DPR, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah serta dukungan teknis untuk memastikan bangunan tradisional dipulihkan dengan memperhatikan aspek budaya.
Pemantauan penyebab kebakaran tetap berjalan, sementara bantuan darurat dan layanan kesehatan terus diberikan untuk mempercepat pemulihan komunitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KLH Minta Swasta Bangun Sekat Kanal Atasi Karhutla Gambut Kalbar
KLH minta perusahaan swasta bangun sekat kanal di konsesi untuk atasi kebakaran lahan gambut Kalbar dan memp...
BULOG Siapkan Stok Beras Antisipasi Perpanjangan Darurat Gempa NTT
BULOG menyiapkan stok beras hingga 18.500 ton untuk mengantisipasi perpanjangan tanggap darurat gempa di NTT...
Kemensos Salurkan Rp15 Juta untuk 13 Ahli Waris Korban Gempa Nagekeo
Kemensos menyerahkan santunan Rp15 juta kepada 13 ahli waris korban gempa Nagekeo di Posko Berdikari Danga p...
Pemerintah Siapkan Rp1,2 T Cadangan Pangan untuk Bencana 2026
Pemerintah menyiapkan Rp1,2 triliun untuk Cadangan Pangan Pemerintah 2026 dan Rp17,5 triliun untuk bantuan b...
Fadli Zon Siapkan Revitalisasi Situs Budaya di Maluku Utara
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan rencana revitalisasi situs budaya di Maluku Utara, fokus pada Terna...
DPR Siapkan Revitalisasi Desa Adat Sade Usai Kebakaran
DPR akan revitalisasi Desa Adat Sade setelah kebakaran 22 Agustus 2026; bantuan awal Rp200 juta dan 100 pake...