Renny Sundari Kawal Aspirasi Seni dan Rumah Ibadah dalam Reses Kediri
KEDIRI — Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menyatakan siap memperjuangkan kebutuhan seluruh warga tanpa membedakan agama saat menyerap aspirasi dalam reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Kota Kediri, Minggu (26/7/2026) malam di Jalan Teuku Umar.
Aspirasi seni dan kebutuhan gamelan
Reses yang dihadiri warga dari berbagai kelurahan dan generasi muda itu menerima beragam permintaan. Salah satu yang mencuat adalah dukungan untuk pelestarian seni budaya lokal.
Pendiri Yayasan Rumah Budaya Kota Kediri, Rindu Rikat, mengusulkan bantuan satu set gamelan untuk Sanggar Ketoprak Rindu Budaya. Selama ini sanggar beroperasi secara swadaya dan memerlukan sarana untuk mengembangkan kegiatan seni.
"Yang pertama saya menginginkan gamelan, baik dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata lokal maupun provinsi," kata Rindu Rikat.
Renny merespons positif permintaan itu dan berjanji mengawal pemenuhan sarana seni. Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari tugas wakil rakyat.
"Terima kasih kepada Mbak Rindu yang telah gigih merawat budaya di Kota Kediri. Hal yang disampaikan akan saya catat dan upayakan bantuan yang bisa diberikan," ujar Renny.
Perbaikan gedung rumah ibadah
Selain kebutuhan kebudayaan, warga juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan fasilitas ibadah. Salah satunya adalah usulan perbaikan gedung gereja di Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren.
Renny menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus diberikan tanpa membedakan keyakinan. Ia mengatakan perbaikan sarana ibadah penting agar warga dapat beribadah dengan lebih nyaman.
"Meski saya beragama Islam, seluruh masyarakat dari latar belakang agama apa pun tetap menjadi tanggung jawab dan kami layani tanpa perbedaan," tegas Renny.
Tindak lanjut melalui fungsi DPRD
Renny memastikan semua aspirasi yang tertampung akan dikawal melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD Provinsi Jawa Timur. Tujuannya agar kebutuhan itu dapat dibahas dan diakomodasi dalam program maupun alokasi anggaran pemerintah provinsi.
Kegiatan reses turut dihadiri Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid serta Anggota Komisi A Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana. Hadirnya perwakilan lintas komisi diharapkan mempercepat koordinasi untuk tindak lanjut aspirasi warga.
Catatan: Reses adalah mekanisme wakil rakyat turun ke daerah untuk menyerap aspirasi sekaligus menindaklanjutinya melalui proses legislasi dan penganggaran.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Madiun Rampungkan Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting Dilantik
DPC PDI Perjuangan Kota Madiun melantik pengurus ranting dan anak ranting, menuntaskan konsolidasi organisas...
Kudatuli 1996: Arsip Luka 30 Tahun Menunggu Keadilan
Tiga puluh tahun setelah Kudatuli 1996, arsip mencatat korban dan indikasi pelanggaran HAM berat yang belum...
Kudatuli 1996: Lamongan Tegaskan Demokrasi untuk Rakyat
Peringatan 30 tahun Kudatuli di Lamongan menegaskan perjuangan demokrasi harus berujung pada pemerintahan ya...
Refleksi 30 Tahun Kudatuli di Jember: Puisi dan Solidaritas Papua
DPC PDI Perjuangan Jember menggelar refleksi 30 tahun Kudatuli dengan pembacaan puisi yang mengangkat kritik...
Peringatan Kudatuli di Blitar Jadi Pendidikan Politik bagi Kader Muda
DPC PDI Perjuangan Blitar memperingati 30 tahun Kudatuli pada 26 Juli 2026 untuk menguatkan pemahaman sejara...
Peringatan 30 Tahun Kudatuli, PDIP Kediri: Jaga Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat
PDIP Kabupaten Kediri memperingati 30 tahun Kudatuli untuk mengingatkan kader menjaga demokrasi, kebebasan b...