Bupati Minta Dana Besar untuk Rehabilitasi Infrastruktur Tapanuli Utara
TARUTUNG — Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mendesak Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum agar menambah alokasi anggaran untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur pascabencana. Desakan disampaikan saat pertemuan kerja dengan Ketua Satgas Pasca Bencana Sumatera Bidang PU, Ir. Jarot Widyoko, di Siborongborong pada Rabu (9/9). Bupati menilai kapasitas fiskal daerah tidak memadai untuk menanggulangi kerusakan jalan kabupaten dalam skala besar, sehingga intervensi pusat dinilai sangat penting.
Desakan anggaran untuk jalan kabupaten
Pertemuan membahas progres penanganan dan kebutuhan lanjutan rehabilitasi infrastruktur, meliputi jalan, jembatan, irigasi, dan sungai. Bupati menegaskan bahwa fokus tidak boleh hanya pada jalan nasional dan jaringan irigasi. Sejumlah ruas jalan kabupaten menjadi urat nadi mobilitas warga dan memerlukan dukungan tambahan dari pemerintah pusat.
Menurut Bupati, wilayah yang membutuhkan perhatian serius antara lain:
- Kecamatan Parmonangan
- Adian Koting
- Sipoholon
- Kawasan Pahae
Bupati menekankan urgensi penanganan karena kerusakan infrastruktur berdampak langsung pada distribusi pertanian, perdagangan, pendidikan, layanan kesehatan, dan pemulihan ekonomi masyarakat.
"Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian PU yang telah berjalan. Namun, Pemkab Tapanuli Utara masih membutuhkan alokasi anggaran yang besar untuk penanganan jalan kabupaten terdampak bencana," tegas Jonius.
Tanggapan Kementerian PU
Menanggapi permintaan itu, Ketua Satgas Pasca Bencana Sumatera Bidang PU, Ir. Jarot Widyoko, menyatakan akan membawa usulan prioritas Pemkab ke tingkat pusat. Jarot mengapresiasi langkah proaktif daerah dan menyampaikan bahwa realisasi akan dikaji sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah.
"Usulan prioritas ini akan kami bawa ke tingkat pusat dan kami upayakan realisasinya secara bertahap," kata Jarot.
Jarot juga menegaskan bahwa penentuan prioritas dan tahapan pelaksanaan akan mengikuti ketersediaan anggaran sehingga penanganan tidak bisa dilakukan sekaligus.
Program Kementerian PU yang sedang berjalan
Kementerian PU saat ini memprioritaskan pemulihan akses Jalan Nasional ruas Tarutung–Tapanuli Tengah/Sibolga sebagai jalur strategis konektivitas. Pada sektor irigasi, dukungan diwujudkan melalui Program Optimasi Lahan (Oplah) dengan pagu sekitar Rp42 miliar untuk 32 lokasi.
Di sektor sumber daya air, normalisasi dan penanganan fisik Sungai Aek Sarulla di Kecamatan Pahae Jae juga tengah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemulihan.
Dampak dan tindak lanjut
Pemkab Tapanuli Utara berkomitmen mengawal setiap usulan hingga ke tingkat pusat agar rehabilitasi berjalan cepat dan terarah. Percepatan rehabilitasi dinilai krusial untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi warga yang terdampak bencana.
Dengan koordinasi antara pemerintah daerah dan Kementerian PU, diharapkan alokasi anggaran dan prioritas penanganan dapat segera ditetapkan sehingga pemulihan infrastruktur berlangsung lebih efektif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Muhammad Saman Lolos Verifikasi Calon Ketua PWI Aceh
Muhammad Saman dinyatakan lolos verifikasi administrasi calon Ketua PWI Aceh setelah SC menuntaskan pemeriks...
IPAL Diduga Cemari Warga, Razia Narkoba, dan 36 Santri Keracunan
Warga Seri Rampah keluhkan IPAL dapur SPPG, Polres Binjai gelar razia, dan 36 santri diduga keracunan makana...
Bupati: MTQ XXXV Aceh Besar Bukan Sekadar Lomba
Bupati Aceh Besar minta MTQ XXXV (24–31 Okt 2026) menjadi sarana pembinaan generasi Qurani, bukan sekadar me...
FKKA Aceh Bahas Anggaran, Sampah, dan Sinkronisasi Tata Ruang
FKKA Aceh menggelar rapat di Banda Aceh membahas anggaran, pengelolaan sampah, tata ruang, dan layanan publi...
Warga Keluhkan IPAL SPPG Sei Rampah yang Diduga Cemari Pemukiman
Warga Sei Rampah keluhkan IPAL dapur SPPG yang diduga meluap dan menggenangi rumah; Perkim LH meninjau dan b...
Delapan Putri Sumut Siap Berlaga di Ajang Nasional 2026
Delapan wakil Sumatera Utara siap berlaga di ajang Puteri Anak, Puteri Batik, dan Puteri Remaja Indonesia 20...