DPRD Labuhanbatu Sampaikan Laporan Banggar Ranperda APBD 2025
RANTAUPRAPAT — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan Laporan Badan Anggaran (Banggar) atas pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Selasa (28/7), di Ruang Rapat Paripurna DPRD.
Rapat ini dilaksanakan sesuai hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD yang digelar pada 25 Juni 2026 dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Arjan Priadi Ritonga. Penyampaian laporan merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan dan akuntabel.
Peserta rapat dan kehadiran
Rapat dihadiri oleh pimpinan daerah dan unsur perangkat daerah. Kehadiran para pihak penting untuk sinkronisasi hasil pembahasan dan tindak lanjut kebijakan anggaran.
- Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita
- Wakil Bupati Labuhanbatu, Jamri
- Sekretaris Daerah, Hasan Heri Rambe
- Para asisten sekretariat daerah dan kepala OPD
- Unsur Forkopimda dan anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu
Hasil pembahasan Banggar
Badan Anggaran menyampaikan rangkuman hasil pembahasan Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Pembahasan dilakukan secara komprehensif bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menelaah realisasi anggaran, capaian program, dan penggunaan dana daerah.
Dokumen yang disajikan mencakup evaluasi realisasi belanja dan pendapatan serta catatan atas pelaksanaan program prioritas. Tim Banggar menekankan perlunya perbaikan prosedur dan pencatatan agar laporan keuangan lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Makna proses dan langkah berikutnya
Ketua DPRD menegaskan bahwa pembahasan Ranperda pertanggungjawaban APBD merupakan mekanisme penting untuk mengevaluasi pelaksanaan anggaran. Hasil pembahasan diharapkan menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan kebijakan pembangunan pada tahun-tahun mendatang.
Selanjutnya, Ranperda akan melalui tahapan penetapan sesuai tata tertib DPRD. Pemerintah daerah diminta menindaklanjuti rekomendasi Banggar untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan kinerja program.
Proses ini menandai upaya bersama legislatif dan eksekutif dalam memantapkan tata kelola keuangan daerah demi pelayanan publik yang lebih baik dan penggunaan anggaran yang lebih efektif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...