MK Ramadhipa dan Ziven Rozul Siap Tampil di Moto3 Junior & Moto4 Catalunya
MK Ramadhipa dan Ziven Rozul akan tampil pada putaran pembuka Kejuaraan Dunia Moto FIM Junior 2026 di Sirkuit Catalunya, Minggu 24 Mei 2026. Ramadhipa turun di kelas Moto3 Junior, sementara Ziven berlaga di Moto4 European 2026. Keduanya diharapkan membawa bendera Merah Putih di ajang pembibitan pembalap dunia.
Moto3 Junior: Debut dan modal pengalaman
MK Ramadhipa menjalani debutnya di Moto3 Junior bersama Honda Asia Dream Racing. Penampilan terakhirnya di ajang pembibitan memberi modal penting: pada ETC 2025 di Catalunya, ia naik dari posisi 24 dan finis pertama.
Tim mempersiapkan motor Honda NSF250RW yang memakai data dari pembalap sebelumnya, sehingga Ramadhipa bisa membandingkan setup dan mencari area perbaikan. Ia sudah mengikuti dua sesi tes di Valencia dan Barcelona sebelum balapan pembuka.
Tahun ini pertama di Moto3 Junior, naik Honda NSF250RW. Saya sudah jalani 2 kali tes di Valencia dan Barcelona dan lancar. Saya bisa adaptasi dengan cepat, walau masih banyak yang harus diimprove dari saya dan sisi mekanik. Banyak ruang improve di round pertama. Minta doanya saja diberi kelancaran,
Ramadhipa berharap data yang digunakan tim memberi keuntungan kompetitif. "Tentu ada benefitnya, karena datanya bisa di-compare sama Veda, bisa improve dan lihat kekurangan," ujarnya mengenai penggunaan data pembalap sebelumnya.
Moto4 European: Ziven bergabung bersama Leopard Junior
Ziven Rozul akan tampil di kelas Moto4 European bersama Leopard Junior, tim yang dikenal membina nama-nama besar di kancah dunia. Proses seleksi Leopard berhasil dilalui Ziven, dan ia mendapat dukungan dari NitiRacing serta Doni Racing School 35 Academy.
Bergabung dengan Leopard memberi eksposur serta pengalaman teknis yang penting bagi pengembangan karier. Debut Ziven bakal menjadi salah satu yang ditunggu penggemar balap Indonesia musim ini.
Harapan dan dampak
Partisipasi kedua pembalap muda ini memperlihatkan keberlanjutan pipeline pembalap Indonesia ke level internasional. Penampilan mereka di Catalunya akan dipantau sebagai tolok ukur adaptasi di level junior dunia dan peluang promosi ke kelas lebih tinggi.
Jika berhasil tampil kuat, Ramadhipa dan Ziven berpotensi memperkuat reputasi program pembinaan dan membuka jalan bagi pembalap muda lain. Hasil di putaran pembuka ini juga akan menentukan fokus perbaikan tim menjelang seri berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MAXI Race Pecah, Skutik Premium Jadi Magnet YSR 2026
MAXI Race debut di YSR 2026 Mandalika (17–19 Juli), menarik 77 starter dan menonjolkan skutik premium dengan...
Apindo Dukung Produksi Motor Listrik Buatan Indonesia
Apindo menyambut rencana produksi motor listrik dalam negeri oleh Prabowo dan mendorong insentif untuk mempe...
MTI Dorong Insentif Motor Listrik untuk Roda Tiga dan Komersial
MTI mendorong insentif khusus untuk motor listrik roda tiga dan komersial agar transisi energi lebih inklusi...
Motul Perkenalkan Pelumas dan Additive untuk Dukung B50
Motul luncurkan pelumas dan Diesel System Clean untuk mendukung implementasi biodiesel B50, menjaga kebersih...
Ratusan Bikers Padati Night Ride Honda Vario Street Nation
Sekitar 150 bikers mengikuti Night Ride Honda Vario Street Nation di Jakarta; Vario Street 125 jadi sorotan...
WMS Edukasi 800 Siswa Baru soal Safety Riding #Cari_Aman
WMS mengedukasi sekitar 800 siswa baru di dua SMK Tangerang pada MPLS (13/7) untuk menanamkan budaya berkend...