QuranTime: Cara Cek Waktu Salat dan Penentu Arah Kiblat
QuranTime hadir sebagai solusi cepat untuk mengecek jadwal salat dan menentukan arah kiblat saat Anda berada di tempat baru atau sedang bepergian. Platform berbasis web ini menggabungkan calendar converter Hijriah, jadwal sholat, dan kompas kiblat dalam satu layanan tanpa perlu instalasi.
Fitur utama yang memudahkan ibadah
Semua fitur tersedia langsung di browser. Pengguna tidak perlu membuat akun untuk mengakses layanan. Cukup buka laman, izinkan akses lokasi, lalu informasi muncul secara otomatis.
Fitur utama meliputi:
- Konverter kalender Hijriah-Gregorian secara instan.
- Jadwal salat yang menyesuaikan lokasi pengguna.
- Kompas arah kiblat berbasis lokasi dengan pembaruan real-time.
Bagaimana kalender Hijriah dihitung
Kalender Hijriah mengikuti siklus bulan, sehingga satu tahun berjumlah 354-355 hari. Akibatnya, tanggal Islam bergeser sekitar 10-11 hari setiap tahun terhadap kalender Gregorian.
Perbedaan metode penentuan awal bulan dapat menyebabkan selisih satu hari antar sumber. QuranTime menggunakan perhitungan astronomi yang diakui internasional dan menyertakan catatan tentang kemungkinan perbedaan tersebut.
Cara memakai konverter dan fitur kiblat
Langkah singkat menggunakan layanan:
- Buka qurantime.net dari browser mana pun.
- Gunakan fitur Islamic Calendar Converter untuk mengonversi tanggal Hijriah ke Gregorian atau sebaliknya.
- Untuk jadwal salat dan kompas kiblat, izinkan akses lokasi saat diminta browser.
- Jika penolakan terjadi, aktifkan izin lokasi melalui pengaturan browser untuk laman tersebut.
Keunggulan dibanding aplikasi
Karena berbasis web, layanan ini selalu berjalan pada versi sistem paling terkini tanpa perlu pembaruan manual. Ini berguna karena perhitungan jadwal salat memerlukan data lokasi yang akurat dan terbaru.
Banyak pengguna sebelumnya membuka beberapa aplikasi atau tab berbeda untuk kebutuhan yang sama. QuranTime menyatukan kebutuhan tersebut, sehingga proses persiapan ibadah harian menjadi lebih sederhana dan efisien.
Dukungan metode perhitungan
Platform ini mendukung beberapa metode perhitungan yang umum dipakai, termasuk standar Kemenag Indonesia, Umm al-Qura, dan Muslim World League. Pilihan ini memberi fleksibilitas bagi pengguna sesuai rujukan lokal atau internasional.
Dengan kombinasi konverter Hijriah, jadwal sholat dinamis, dan kompas kiblat, layanan berbasis web seperti QuranTime menjadi alat praktis untuk mendukung kelancaran ibadah sehari-hari, terutama saat berpindah lokasi atau berpergian.
Berita Terkait
Magnetar Diduga Jadi Sumber Energi Supernova Super Terang
Analisis data Teleskop Fermi menemukan bukti kuat bahwa magnetar memperkuat supernova super terang SN 2017eg...
DPR Dukung Wajib Registrasi Akun Media Sosial dengan Nomor
Legislator dukung rencana registrasi akun media sosial pakai nomor ponsel terverifikasi untuk kurangi akun a...
NASA Kembangkan AI Deteksi Dini Ledakan Alga Berbahaya
NASA kembangkan AI yang menggabungkan data satelit untuk mendeteksi dini ledakan alga berbahaya, diuji di Fl...
ISS Catat Lebih dari 750 Investigasi Ilmiah Sepanjang 2025
NASA melaporkan lebih dari 750 investigasi di ISS sepanjang 2025, termasuk uji bedah robotik, bioprinter 3D,...
Matt Anderson Resmi Jadi Wakil Administrator NASA
Matt Anderson dilantik sebagai Wakil Administrator NASA ke-16 pada 21 Mei 2026 setelah disetujui Senat, siap...
Era AI dan Nilai Kreativitas Manusia di Industri Kreatif
Panel The Cornerstone bahas dampak AI pada industri kreatif; pelajar dan CEO sepakat: AI alat bantu, kreativ...