Qatar Lolos Piala Dunia 2026, 'Kuda Hitam' Asia Bawa Ambisi Besar
Timnas Qatar memastikan tiket Piala Dunia 2026 setelah menuntaskan babak kualifikasi zona Asia dengan kemenangan 2-1 atas Uni Emirat Arab pada Oktober 2025. Ini menjadi penampilan kedua Qatar di putaran final, setelah sebelumnya tampil sebagai tuan rumah pada 2022. Qatar akan tergabung di Grup B bersama Kanada, Swiss, dan Bosnia Herzegovina.
Kualifikasi dan pesaing Asia
Qatar menempuh jalur kualifikasi resmi untuk pertama kalinya dan sukses menembus putaran final tanpa status tuan rumah. Di level Asia, negara ini menjadi salah satu wakil selain Jepang, Korea Selatan, Iran, Arab Saudi, Uzbekistan, Yordania, Irak, dan Australia.
- Grup Piala Dunia Qatar: Kanada, Swiss, Bosnia Herzegovina
- Wakil Asia lain yang lolos: Jepang, Korea Selatan, Iran, Arab Saudi, Uzbekistan, Yordania, Irak, Australia
Ambisi Julen Lopetegui
Pelatih Julen Lopetegui, yang pernah menangani tim besar Eropa, menegaskan ambisi tinggi bagi timnya menjelang turnamen. Ia menilai kelolosan melalui jalur kualifikasi sebagai pencapaian penting bagi sepak bola Qatar.
"Saya bermimpi melihat Qatar menjadi tim yang kompetitif di Piala Dunia. Kami percaya pada mimpi besar kami. Ini pertama kalinya Qatar lolos melalui kualifikasi. Itu luar biasa bagi kami," kata Lopetegui.
Lopetegui juga menggambarkan kelolosan ini sebagai momen emosional. Ia menyebut kesempatan melatih tim peserta Piala Dunia sebagai sesuatu yang sangat berarti setelah pengalaman profesionalnya sebelumnya.
Formasi, pemain kunci, dan susunan sementara
Tim asuhan Lopetegui diperkirakan akan mengandalkan formasi 4-2-3-1, dengan Akram Afif dan Almoez Ali sebagai pencetak gol utama. Skuad sementara berjumlah 34 pemain yang mengombinasikan pengalaman senior dan kontribusi pemain muda.
Perkiraan susunan pemain (daftar sementara):
Kiper
- Meshaal Barsham
- Salah Zakaria
- Mahmud Abunada
- Shehab Ellethy
Bek
- Pedro Miguel
- Bassam Al-Rawi
- Boualem Khoukhi
- Homam Al-Amin
- Lucas Mendes
- Al-Hashmi Al-Hussain
- Ayoub Al-Oui
- Issa Laye
- Niall Mason
- Eisa Palangi
- Marwan Sherif
Gelandang bertahan
- Karim Boudiaf
- Abdulaziz Hatem
- Anas Abweny
- Khalid Ali Sabah
- Mohamed Al-Mannai
- Ahmed Fathy
- Mohammed Waad
- Assim Madibo
Gelandang serang
- Hassan Al-Haydos
- Akram Afif
- Edmilson Junior
- Yusuf Abdurisag
- Ahmed Al-Rawi
Striker
- Mohamed Khaled Gouda
- Mubarak Shanan
- Almoez Ali
Sejarah singkat dan prospek
Trio Abdelkarim Hassan, Boualem Khoukhi, dan Akram Afif tercatat selalu bermain penuh (270 menit) saat Qatar tampil di Piala Dunia 2022 melawan Ekuador, Senegal, dan Belanda. Kini, negara kecil di Teluk ini ingin mengulang dan melampaui pencapaian itu dengan persiapan lebih matang.
Di Grup B, Qatar bakal menghadapi ujian berat melawan tim-tim Eropa dan Amerika Utara. Menjaga keseimbangan antara pemain berpengalaman dan talenta muda akan menjadi kunci untuk menunjukkan statusnya sebagai "kuda hitam" Asia di turnamen nanti.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...
Belanda Bangkit: Reijnders Selamatkan 1 Poin vs Yunani
Belanda bangkit dari 0-2 untuk imbang 2-2 lawan Yunani; Reijnders mencetak gol penyeimbang dan memperpanjang...