Olahraga

Belanda Bangkit: Reijnders Selamatkan 1 Poin vs Yunani

Bagikan:
Pemain Belanda merayakan gol penyama pada laga kontra Yunani di Stadion Toumba

Belanda bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk bermain imbang 2-2 melawan Yunani pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Stadion Toumba. Gelandang Tijjani Reijnders mencetak gol penyeimbang di akhir laga yang menutup comeback De Oranje. Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 19 pertandingan di kompetisi resmi.

Jalannya pertandingan

Yunani membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui Fotis Ioannidis, yang memanfaatkan bola muntah setelah sundulan Georgios Masouras. Beberapa detik sebelum turun minum, Masouras menambah gol untuk membawa tuan rumah memimpin 2-0.

Belanda memperbaiki permainan di babak kedua. Virgil van Dijk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-59 lewat sundulan hasil sepak pojok Joey Veerman. Denzel Dumfries sempat mencetak gol namun dianulir setelah pemeriksaan VAR menunjukkan offside.

Gol penyama datang dari Tijjani Reijnders yang meneruskan bola dengan tendangan voli setelah pertahanan Yunani gagal menangani umpan Noa Lang. Skor akhir 2-2 memastikan De Oranje pulang dengan satu poin.

Reaksi pelatih dan pemain

Pelatih Xavi Hernandez mengakui tim tampil buruk pada babak pertama dan menyalahkan diri sendiri atas susunan pemain. Ia menyoroti hilangnya kreativitas serta tempo akibat banyaknya rotasi pemain.

"Saya tidak senang dengan hasil ini, kami benar-benar sangat buruk di babak pertama. Ini kesalahan saya, saya tidak menempatkan para pemain di posisi yang tepat," ujar Xavi Hernandez.

Bek Denzel Dumfries menyebut pelatih sempat marah besar di ruang ganti saat turun minum untuk memotivasi tim. Para pemain kemudian merespons dengan performa lebih dominan pada babak kedua.

Dampak dan catatan

Hasil imbang ini memperpanjang rentetan tak terkalahkan Belanda dalam pertandingan kompetitif menjadi 19 laga. Selain itu, tim juga memperpanjang rekor tak terkalahkan di waktu normal saat bermain di luar negeri menjadi 13 laga.

Yunani, meski kecewa gagal mempertahankan kemenangan, menunjukkan kualitas dan semangat juang melawan tim kuat. Mereka hampir merebut tiga poin penting di kandang sendiri sebelum kebobolan di akhir laga.

Dengan hasil ini, Belanda menjaga momentum tak terkalahkan mereka, tetapi pelatih dan pemain masih harus memperbaiki performa pada babak pertama menjelang laga berikutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait