Mitchell Baker: Mentalitas Positif Bawa Lima Gol ke Bangladesh
Mitchell Baker mengaku mentalitas positif sepanjang turnamen menjadi kunci saat ia mencetak lima gol dalam kemenangan 9-2 atas Bangladesh, yang memastikan Indonesia puncak Grup A dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup.
Mentalitas pemain jadi penentu
Baker menyatakan fokus utama adalah kemenangan tim, bukan pencapaian pribadi. Pernyataan itu ia sampaikan pada konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Tentu saja sebagai penyerang anda ingin fokus mencetak gol, tetapi yang paling penting adalah tim meraih kemenangan. Melawan Singapura saya tidak mencetak gol, tetapi saya menjalankan peran untuk menciptakan penalti, memberi umpan, dan lain-lain.
Penyerang berketinggian 196 cm itu menjelaskan ia tetap menjalankan tugas ketika belum mencetak gol, seperti membuka ruang dan membantu rekan. Sikap itu menurutnya memudahkan ia menemukan ritme saat melawan Bangladesh.
Tekanan, ekspektasi, dan cara menikmati pertandingan
Baker juga bicara soal tekanan publik dan ekspektasi terhadapnya. Ia memilih menikmati pertandingan dan percaya pada kemampuan diri agar tidak terbebani komentar luar.
Anda harus menghadapi harapan banyak orang, tetapi anda harus tetap menikmatinya. Hidup di momen saat ini, mengabaikan apa yang dikatakan orang lain, percaya pada diri sendiri, dan tahu Anda mampu.
Menurut Baker, pendekatan mental itu membantu fleksibilitas permainan tim serta produktivitas gol secara keseluruhan.
Data Grup A dan hasil pertandingan
Indonesia menutup fase Grup A dengan tujuh poin dan mencetak 11 gol. Jumlah gol itu membuat Indonesia unggul produktivitas atas Malaysia yang juga mengumpulkan tujuh poin namun mencetak sembilan gol.
| Tim | Poin | Gol |
|---|---|---|
| Indonesia | 7 | 11 |
| Malaysia | 7 | 9 |
Fokus ke final
Meski mencetak lima gol kontra Bangladesh, Baker menegaskan pencapaian itu tidak mengubah fokus tim. Ia kini mengarahkan perhatian penuh untuk membantu Indonesia memenangi trofi FIFA ASEAN Cup.
Indonesia akan menghadapi Thailand pada final yang digelar di SUGBK, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB. Baker berharap mentalitas yang sama akan membawa hasil positif pada laga penentuan itu.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Pengamat: Bangladesh Bisa Sulitkan Timnas Indonesia
Pengamat menilai disiplin pertahanan Bangladesh dapat menyulitkan Timnas Indonesia; penguasaan lini tengah d...
Wales vs Norwegia: Haaland Ancaman di Cardiff
Wales hadapi Norwegia di Cardiff pada 2 Okt 2026; Haaland jadi ancaman sementara Wales terpuruk di dasar kla...
Hugo Ekitike Selangkah Lagi Pulih, Diprediksi Kembali Berlatih November
Hugo Ekitike diperkirakan kembali berlatih pada November setelah cedera otot Achilles, dan berpeluang dimain...
Pemilik Botev Plovdiv Tewas Ditembak di Plovdiv
Iliyan Filipov, pemilik Botev Plovdiv, ditembak di Plovdiv pada 30 September 2026; seorang mantan karyawan d...
Strategi Kunci Timnas Indonesia untuk Tekuk Bangladesh di GBK
Timnas Indonesia harus menang besar atas Bangladesh di GBK, Kamis 1 Oktober 2026, untuk mengamankan tiket fi...
Barcelona Femeni Hajar AS Roma 6-0 dan Puncaki Grup Liga Champions
Barcelona Femeni mengalahkan AS Roma 6-0 pada Liga Champions Wanita, 30 Sep 2026, memuncaki klasemen grup de...