PWI Nagan Raya Minta OPD Bangun Komunikasi Terbuka dengan Media
NAGAN RAYA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nagan Raya meminta Bupati Teuku Raja Keumangan dan Wakil Bupati Raja Sayang agar seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) membangun komunikasi yang baik dengan media massa. Permintaan itu disampaikan Ketua PWI Nagan Raya, Zulfikar, didampingi Sekretaris Saiful Bahri di Suka Makmue, Senin (21/9), untuk memastikan informasi berkaitan kepentingan publik tersampaikan jelas dan akurat.
Permintaan PWI kepada Bupati dan OPD
PWI menegaskan perlunya penegasan dari pimpinan daerah agar kepala dinas tidak tertutup terhadap jurnalis. Komunikasi di antara OPD dan media dinilai krusial, terutama saat ada kebijakan atau masalah pelayanan publik yang perlu penjelasan kepada masyarakat.
Zulfikar meminta agar arahan bupati diberikan kepada seluruh kepala dinas dan pimpinan OPD untuk membangun pola komunikasi yang terbuka dan profesional. "Dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai informasi publik," tambahnya.
Pentingnya keterbukaan informasi
PWI menilai keterbukaan adalah bagian dari hak masyarakat memperoleh informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Keterbukaan itu tidak berarti memberikan semua data tanpa batas, melainkan memberikan penjelasan yang sesuai kewenangan pejabat.
Organisasi wartawan itu menekankan bahwa media memerlukan akses ke narasumber yang kompeten agar pemberitaan tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan terverifikasi.
"Tugas wartawan menyampaikan informasi kepada masyarakat, maka akses terhadap narasumber yang berkompeten itu sangat diperlukan, agar pemberitaan yang disampaikan rekan-rekan media kepada publik tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan terverifikasi,"
Imbauan untuk komunikasi profesional
PWI meminta komunikasi antara pemerintah daerah dan media tidak hanya berlangsung pada kegiatan seremonial. Saat muncul persoalan pelayanan publik atau kebijakan baru, OPD diminta memberi penjelasan langsung kepada pers.
Menurut Zulfikar, penjelasan langsung dari pihak berwenang mencegah kesimpangsiuran dan pemberitaan yang tendensius. Oleh karena itu, PWI mendorong terbentuknya kemitraan profesional antara media dan pemerintah daerah.
Penutup: Dampak bagi publik
PWI berharap dengan komunikasi yang terbuka dan profesional, penyampaian informasi kepada warga Kabupaten Nagan Raya menjadi lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ini dianggap penting untuk memperkuat pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KSP Dudung Tinjau SRT 1 Sergai: 300 Siswa dan Program Sekolah Rakyat
KSP Dudung meninjau SRT 1 Sergai (21 Sept 2026), memastikan program Sekolah Rakyat berjalan baik dengan 300...
Polresta Deliserdang Tangkap 3 Tersangka Sindikat Curanmor di Karo
Polresta Deliserdang menangkap tiga terduga sindikat curanmor di Karo pada 20 September 2026, hasil pengemba...
Polrestabes Medan Tangkap Operator Judi Online Bawa 100 Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap operator judi online dan rekannya, menyita 100 bungkus vape getar di Medan Sungg...
PKS Minta Pemko Medan Jaga Daya Beli saat Ubah Perda Pajak
Fraksi PKS DPRD Medan minta Pemko jelaskan perubahan Perda Pajak dan Retribusi agar tidak membebani masyarak...
Museum Perkebunan Medan Gelar ‘Cerita dari Dua Negeri’ 12 September 2026
Museum Perkebunan Indonesia adakan 'Cerita dari Dua Negeri' di Medan, 12 Sept 2026; mahasiswa Indonesia dan...
Socfindo Beri Penghargaan untuk 165 Karyawan Jubilaris 25 Tahun
PT Socfindo memberikan penghargaan kepada 165 karyawan yang telah mengabdi 25 tahun, lengkap dengan cenderam...