Lokal

Wabup Aceh Besar Minta MUBES HIMAB 2026 Perkuat Persatuan dan Kepemimpinan

Bagikan:
Wakil Bupati Aceh Besar membuka MUBES HIMAB 2026 di AAC Dayan Dawood

KOTA JANTHO — Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, mengajak Himpunan Mahasiswa Aceh Besar (HIMAB) menjadikan Musyawarah Besar (MUBES) Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan, melahirkan kepemimpinan visioner, dan meningkatkan kontribusi pemuda pada pembangunan daerah. Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan MUBES di AAC Dayan Dawood, Minggu (20/9) malam.

Pesan kunci Wabup pada pembukaan MUBES

Wabup Syukri menegaskan MUBES bukan sekadar pemilihan kepengurusan, melainkan ajang evaluasi, konsolidasi, dan regenerasi organisasi. Ia memberi apresiasi atas terselenggaranya forum organisasi tersebut.

“Musyawarah Besar bukan sekadar agenda organisasi untuk memilih kepengurusan baru. Lebih dari itu, MUBES merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, regenerasi, dan merumuskan arah perjuangan organisasi ke depan,”

Tantangan generasi muda dan harapan pemerintah

Menurut Syukri, generasi muda menghadapi tantangan kompleks, mulai dari perkembangan teknologi digital hingga persaingan dunia kerja. Oleh karena itu, pemuda harus memiliki integritas, kompetensi, kreativitas, dan kepedulian sosial.

“Jangan sampai perbedaan pilihan dalam MUBES membuat kita kehilangan persaudaraan,”

Ia menambahkan bahwa pemerintah membutuhkan partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan. HIMAB diharapkan menjadi mitra strategis yang tidak hanya menonton, tetapi menjadi pelopor dan penggerak pembangunan Aceh Besar.

Arah program dan kontribusi HIMAB

Wabup Syukri mengajak HIMAB merancang program yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Ia menekankan kepemimpinan yang bertanggung jawab, terbuka, dan demokratis.

  • Pendidikan dan peningkatan kapasitas pemuda
  • Kewirausahaan dan ekonomi kreatif
  • Sosial kemasyarakatan dan lingkungan
  • Penguatan nilai-nilai keislaman dan budaya Aceh

“Menjadi seorang pemimpin bukan tentang seberapa tinggi posisi yang kita duduki, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang mampu kita berikan kepada orang lain,”

Respons Ketua HIMAB

Ketua HIMAB, Isratullah, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah, anggota DPRK, tokoh, dan alumni. Ia mengulas singkat sejarah HIMAB serta menegaskan kesiapan mahasiswa Aceh Besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Mahasiswa kita Aceh Besar insya Allah siap mendukung berbagai program pembangunan pemerintah. Kualitas SDM mahasiswa HIMAB tidak kalah dari mahasiswa daerah lain,”

Isratullah optimistis semangat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan akan menjadi energi positif bagi Aceh Besar. Ia berharap MUBES berlangsung aman, tertib, dan demokratis serta menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan organisasi.

Penutup: Momentum konsolidasi dan langkah ke depan

MUBES HIMAB 2026 dipandang sebagai peluang memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas generasi muda, dan merumuskan program kerja yang relevan. Dengan kolaborasi yang intensif, harapannya HIMAB mampu melahirkan kepemimpinan visioner serta kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh Besar.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait