PSBI Matangkan Persiapan Hadapi Liga 4 Jatim 2026 dengan Gelar Gala Desa
BLITAR — Persatuan Sepakbola Blitar Indonesia (PSBI) bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan untuk Liga 4 Jawa Timur 2026. Rapat koordinasi yang digelar di kantor KONI menggarisbawahi langkah awal, termasuk rencana menggelar Gala Desa pada Juli sebagai ajang pencarian pemain muda untuk memperkuat skuad dan membidik lolos ke putaran nasional.
Target prestasi dan sinergi organisasi
Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, menegaskan komitmen sinergi antara KONI, Asosiasi PSSI, dan manajemen PSBI. Targetnya tidak sekadar ikut serta, tetapi berprestasi hingga tingkat nasional.
“Harapan kami PSBI tidak hanya menjadi peserta, tetapi mampu berprestasi dan melangkah sampai putaran nasional. Untuk itu persiapan harus dilakukan sejak sekarang.”
Pernyataan itu disampaikan Fatatoh pada Rabu, 3 Juni 2026, saat rapat koordinasi. Rangkaian persiapan dimulai lebih awal agar tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Blitar mampu bersaing saat kompetisi bergulir Oktober mendatang.
Gala Desa: ajang pencarian talenta U21
Gala Desa akan digelar sebagai kompetisi antardesa sekaligus seleksi pemain usia di bawah 21 tahun. Panitia melihat agenda ini sebagai sumber talenta lokal yang dapat mengisi skuad PSBI pada Liga 4.
Selain dimaksudkan untuk kepentingan tim, kegiatan tersebut juga menjadi bagian peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702. Pelaksanaan pada Juli dirancang untuk memberi waktu evaluasi dan pembentukan skuad sebelum kompetisi dimulai.
Pembinaan usia dini dan dukungan anggaran
Fatatoh menilai pembinaan berjenjang yang dilakukan Asosiasi PSSI Kabupaten Blitar menunjukkan perkembangan positif. Program usia dini dari kelompok delapan hingga 15 tahun disebut sebagai fondasi regenerasi pemain berkualitas.
“Kami melihat pembinaan usia dini yang dilakukan cukup luar biasa. Ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar lahir regenerasi pemain yang berkualitas.”
Untuk menunjang pembinaan, KONI mendorong peningkatan dukungan anggaran. Saat ini alokasi untuk Asosiasi PSSI Kabupaten Blitar disebut mencapai sekitar Rp95 juta, yang dipakai untuk sepak bola dan futsal.
Walau ada kenaikan dibanding tahun sebelumnya, pihak KONI menilai anggaran tersebut masih perlu ditambah agar program pembinaan dan kebutuhan kompetisi bisa berjalan optimal.
Harapan jangka panjang
Fatatoh berharap langkah pembinaan dan kompetisi berjenjang akan melahirkan pemain lokal yang menembus level lebih tinggi. Ambisi jangka panjang termasuk melihat pemain Blitar berlaga di Liga 1, Liga 2, hingga Tim Nasional Indonesia.
“Semoga ke depan muncul pemain-pemain Kabupaten Blitar yang bisa bermain di Liga 1, Liga 2, bahkan memperkuat Tim Nasional Indonesia.”
Dengan persiapan yang terencana dan dukungan anggaran yang memadai, PSBI dan pemangku kepentingan optimistis mampu meningkatkan prestasi sepak bola daerah dalam beberapa tahun ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kudatuli 1996: PDI Sebut Tragedi Jadi Tonggak Lahirnya Reformasi
PDI Perjuangan menyatakan penyerbuan Kantor DPP pada 27 Juli 1996 (Kudatuli) jadi tonggak yang membuka jalan...
Penjaringan Ketua Ranting di Pagerwojo Rampung, Musran Serentak Agustus
Penjaringan calon Ketua Ranting PDI Perjuangan di 11 desa Pagerwojo selesai; Musran serentak direncanakan Ag...
Setda Kabupaten Kediri Kembali Difungsikan Usai Rehabilitasi
Gedung Setda Kabupaten Kediri kembali difungsikan setelah direhabilitasi pasca kebakaran Agustus 2025, dihar...
RedTalks PDI Jatim di Malang Dengarkan Aspirasi Publik
DPD PDI Perjuangan Jatim menggelar RedTalks di Malang untuk menyerap kritik, saran, dan harapan publik sebag...
Wakil DPRD Minta Pemkot Sosialisasi Aturan Parkir Persil Surabaya
Anggota DPRD Surabaya minta Pemkot sosialisasi aturan parkir persil untuk hindari penyegelan dan kebingungan...
Hasto: Kualitas Demokrasi Indonesia Alami Kemunduran Serius
Hasto Kristiyanto menilai demokrasi Indonesia mengalami kemunduran serius dan menyerukan pemulihan independe...