Nasional

Presiden Panggil Menhaj Bahas Laporan Evaluasi Haji 2026

Bagikan:
Presiden bertemu Menteri Haji dan Wakil Menteri Haji di Hambalang untuk membahas evaluasi haji 2026

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, serta Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, Rabu 17 Juni 2026 di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. Pertemuan itu membahas laporan pelaksanaan ibadah haji 2026 dan bahan evaluasi untuk perbaikan layanan jemaah.

Pertemuan dan agenda utama

Pertemuan diinisiasi untuk menyampaikan hasil pelaksanaan haji tahun ini langsung kepada Presiden. Pemerintah menyiapkan materi evaluasi yang akan menjadi dasar perbaikan layanan pada penyelenggaraan berikutnya.

Kedatangan pejabat dan suasana awal

Berdasarkan pantauan, Menhaj tiba sekitar pukul 14.27 WIB, dan Wamenhaj menyusul lima menit kemudian. Keduanya sempat menyapa awak media sebelum memasuki area pertemuan, namun tidak merinci agenda yang akan dibahas.

Isi laporan dan poin perbaikan

Kementerian Haji dan Umrah membawa sejumlah bahan laporan evaluasi ke pertemuan. Tim membawa sedikitnya 20 poin perbaikan yang disiapkan untuk dipaparkan kepada Presiden sebagai rekomendasi tindak lanjut.

Pernyataan pejabat

Pastinya bahas soal haji, tapi kepastiannya nanti menunggu hasil pertemuan. Nanti saja setelah rapat selesai, kata Irfan kepada wartawan.

Wamenhaj Dahnil menegaskan bahwa Presiden memberi perhatian besar terhadap penyelenggaraan haji dan menuntut peningkatan layanan bagi jemaah. Ia menyatakan evaluasi dan langkah perbaikan akan disampaikan langsung dalam pertemuan.

Hari ini kami menyampaikan laporan pelaksanaan haji kepada Presiden. Pelayanan prima bagi jemaah menjadi perhatian penting Presiden, ujar Dahnil.

Dampak dan tindak lanjut

Hasil evaluasi yang disampaikan ke presiden akan menjadi dasar kebijakan perbaikan layanan haji mendatang. Pemerintah menargetkan penerapan rekomendasi evaluasi untuk meningkatkan pelayanan prima bagi jemaah.

Hingga berita ini disusun, pertemuan masih berlangsung dan pihak Istana belum merilis keputusan resmi. Hasil rapat dipantau publik karena berpotensi memengaruhi kebijakan penyelenggaraan haji tahun berikutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait